Sabtu, 25 Oktober 2014 Waktu UTC: 02:45

Parlemen Belanda akan Selidiki Laporan ‘Pengebirian’ Anak-anak di Gereja

Pastur Katholik Belanda diduga memerintahkan pengebirian anak laki-laki pada tahun 1950an untuk menyembuhkan homoseksualitas.

Uskup Utrecht di Belanda, Wim Eijk (tengah) menyampaikan permintaan maaf atas pelecehan seksual terhadap anak-anak di lingkungan gereja Katholik Belanda (16/12).
Uskup Utrecht di Belanda, Wim Eijk (tengah) menyampaikan permintaan maaf atas pelecehan seksual terhadap anak-anak di lingkungan gereja Katholik Belanda (16/12).

Parlemen Belanda telah meminta diadakan penyelidikan atas berbagai laporan bahwa pastur Katholik memerintahkan pengebirian anak laki-laki pada tahun 1950an dalam upaya untuk menyembuhkan homoseksualitas mereka.

Anggota-anggota parlemen Belanda membahas isu ini hari Selasa setelah sebuah laporan dalam suratkabar lokal NRC – Handelsblad mengatakan lebih dari 10 anak laki-laki dari salah satu asrama Katholik telah dikebiri.

Laporan itu terfokus pada seorang laki-laki bernama Henk Hethuis yang dikatakan dikebiri tahun 1956 atas instruksi pastur Katholik, setelah memberitahu polisi bahwa ia mengalami pelecehan seksual oleh para pastur.

Sebuah laporan oleh Komisi Deetman yang dirilis pertengahan Desember mengatakan puluhan ribu anak-anak telah mengalami pelecehan seksual antara tahun 1945 dan 2010 di berbagai sekolah, panti asuhan dan institusi Katholik lain di Belanda. Tetapi komisi itu tidak menyelidiki dugaan pengebirian itu, dengan alasan tidak cukup bukti.

Gereja Katholik sedunia telah diguncang oleh beberapa skandal seksual yang bermunculan dalam beberapa tahun ini.

Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda