Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:42

Berita / Dunia / Eropa

Para Pemimpin Perdebatkan Anggaran Uni Eropa

Para pemimpin dari seluruh Eropa berdatangan ke Brussels hari ini untuk menghadiri pertemuan puncak yang diperkirakan akan menimbulkan pertentangan dalam pembicaraan anggaran Uni Eropa.

PM Inggris, David Cameron berupaya mengurangi pengaruh keuangan dan politik lembaga-lembaga Uni Eropa dalam pertemuan di Brussels hari ini (Foto: dok).
PM Inggris, David Cameron berupaya mengurangi pengaruh keuangan dan politik lembaga-lembaga Uni Eropa dalam pertemuan di Brussels hari ini (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara itu, untuk pertama kalinya, akan menjadikan Inggris sebagai pangkal perdebatan dalam pertemuan di Brussels hari ini (22/11).

Dalam pertentangan itu, beberapa negara anggota kaya diperkirakan akan menentang pihak-pihak yang menghendaki peningkatan anggaran bantuan.  Perdana Menteri Inggris David Cameroon akan berusaha mengurangi pengaruh keuangan dan politik lembaga-lembaga Uni Eropa.

Karena menghadapi rakyat yang skeptis mengenai Euro, Cameron sedang mengalami tekanan yang kuat  untuk mem-veto setiap kesepakatan yang diambil setiap tujuh tahun, yang akan melampaui 1 triliun Euro dalam satu Euro anggaran dari tahun 2007 -2013.

Anggaran tersebut terutama mendanai program-program yang mendorong pertumbuhan di negara-negara kurang maju anggota blok tersebut dan pertanian yang berjumlah kira-kira satu persen dari produk domestik bruto Uni Eropa.

Komisi Eropa, lembaga eksekutif Uni Eropa, mendukung peningkatan anggaran, dengan  alasan bahwa prakarsa  lintas-batas akan membantu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang dibutuhkan setengah miliar orang rakyat blok itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya