Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:18

Berita / Dunia

Para Donor Internasional Janjikan Bantuan untuk Pasukan Mali

Para wakil Uni Afrika, PBB dan Uni Eropa mengadakan konferensi di Addis Ababa untuk menggalang dana bagi intervensi militer di Mali yang dipimpin Afrika, Selasa (29/1)

Para pemimpin dan kepala negara Afrika berpose seusai konferensi Uni Afrika di Addis Ababa, 27 Januari 2013. (AP Photo). Para wakil Uni Afrika, PBB dan Uni Eropa menggalang dana untuk mendukung intervensi militer di Mali (29/1).
Para pemimpin dan kepala negara Afrika berpose seusai konferensi Uni Afrika di Addis Ababa, 27 Januari 2013. (AP Photo). Para wakil Uni Afrika, PBB dan Uni Eropa menggalang dana untuk mendukung intervensi militer di Mali (29/1).
UKURAN HURUF - +
Presiden sementara Mali Dioncounda Traore mengatakan tanggapan internasional terhadap krisis di negaranya menunjukkan satu-satunya cara untuk mengatasi keadaan tersebut adalah melalui persatuan dan menggunakan semua sumber daya yang tersedia.

Dia berbicara hari Selasa (29/1) di Addis Ababa, dimana para wakil Uni Afrika, PBB dan Uni Eropa berkumpul untuk mengadakan konferensi yang bertujuan untuk menggalang $500 juta guna mendukung pasukan intervensi yang dipimpin Afrika.

Himbauan akan bantuan itu dilakukan sementara pasukan Perancis dan Mali melanjutkan usaha mereka untuk merebut kembali Mali utara dari pemberontak Islamis.

Uni Afrika mengatakan pihaknya akan memberi $50 juta untuk Misi Internasional yang dipimpin Afrika untuk Mali (AFISMA). Blok Afrika Barat ECOWAS dan Afrika Selatan masing-masing menjanjikan $10 juta, sementara yang lainnya, termasuk Ghana, Nigeria dan Ethiopia, menjanjikan bantuan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya