Sabtu, 28 Mei 2016 Waktu: 07:04

    Berita / Dunia

    Pakta Global Siap Perangi Perdagangan Gelap Rokok

    Lebih dari 170 negara telah menyetujui sebuah kesepakatan internasional baru untuk menumpas perdagangan rokok gelap, Senin (12/11).

    Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO (Foto: dok). Chan dalam sambutannya pada pembukaan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Rokok di Seoul, Senin (112/11), mengatakan bahwa kesepakatan internasional baru ini akan memberi dunia peraturan-peraturan sistematis dalam perdagangan rokok gelap internasional.
    Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO (Foto: dok). Chan dalam sambutannya pada pembukaan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Rokok di Seoul, Senin (112/11), mengatakan bahwa kesepakatan internasional baru ini akan memberi dunia peraturan-peraturan sistematis dalam perdagangan rokok gelap internasional.
    Wakil-wakil pemerintah dan organisasi internasional yang bertemu hari Senin di Seoul, Korea Selatan, dengan suara bulat menyetujui kesepakatan internasional baru untuk menumpas perdagangan rokok gelap.

    Protokol itu menciptakan suatu sistem global baru yang mewajibkan pemasangan kode-kode pelacak yang tidak bisa dihapus pada setiap bungkus rokok. Ini dimaksudkan untuk mempermudah pelacakan terhadap produsen dan distributor produk-produk rokok palsu.

    Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Margaret Chan, sewaktu berbicara pada sidang pembukaan Konvensi Kerangka Kerja mengenai Pengendalian Rokok, hari Senin mengatakan bahwa perjanjian baru itu memberi dunia suatu instrumen berdasarkan peraturan-peraturan sistematis untuk menghadapi dan pada akhirnya menghapus perdagangan rokok gelap internasional.

    WHO memperkirakan satu dari 10 bungkus rokok yang dijual berasal dari perdagangan gelap, menyebabkan pemerintah kehilangan pendapatan dari pajak lebih dari 40 miliar dolar setiap tahun.

    Agar dapat diberlakukan, perjanjian itu perlu diratifikasi oleh lebih dari 40 negara.

    Lihat Juga

    Warga AS Didakwa Berkomplot dengan Teroris

    Mahmoud Amin Mohamed Elhassan (26 tahun), penduduk Woodbridge, Virginia, Kamis malam (26/5) didakwa karena membantu dan bersekongkol memberikan dukungan material kepada ISIS dan membuat pernyataan palsu kepada FBI. Selengkapnya

    Laporan PBB: Tidak Ada Pelanggaran Kesepakatan Nuklir Iran

    Badan Energi Atom Internasional juga mengatakan Iran telah memperbaiki satu pelanggaran yang dicatat pada bulan Februari dengan mengurangi passkan air berat ke batas yang diizinkan, yaitu 143,3 ton atau di bawahnya. Selengkapnya

    Wartawan Australia Dipecat Setelah Upaya Penculikan di Lebanon

    Stephen Rice, produser program 60 Minutes Australia, membayar jasa pemulangan anak untuk menculik anak-anak itu dari ayah mereka setelah ibu mereka mengatakan dia membawa anak-anak itu berlibur tahun lalu dan tidak memulangkan mereka. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami