Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:59

Berita / AS

Organisasi HAM Desak Obama Bicarakan Pelanggaran HAM di Kamboja

Human Rights Watch mendesak Presiden Amerika Barack Obama agar menggunakan kunjungannya dalam waktu dekat ke Kamboja untuk meminta pengakhiran pelanggaran HAM.

Human Rights Watch telah mendesak Obama untuk menyerukan diakhirinya pelanggaran HAM dalam kunjungannya ke Kamboja dalam waktu dekat (Foto: dok).
Human Rights Watch telah mendesak Obama untuk menyerukan diakhirinya pelanggaran HAM dalam kunjungannya ke Kamboja dalam waktu dekat (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Organisasi HAM yang berbasis di New York itu mengatakan dalam laporan hari Selasa lebih dari 300 orang telah dibunuh dalam serangan yang bermotif politik di Kamboja dalam 20 tahun terakhir kekuasaan Perdana Menteri Hun Sen, termasuk pembunuhan-pembunuhan yang dikabarkan tanpa peradilan di negara Asia Tenggara itu.
 
Organisasi tersebut mengatakan pemerintah Kamboja bukannya menyelidiki pembunuhan itu, malah meremehkannya dan dalam beberapa kasus bahkan menaikkan pangkat orang-orang yang diyakini bertanggung-jawab.

Wakil Direktur Asia Human Rights Watch, Phil Robertson, mengatakan kepada VOA  bahwa Presiden Obama, yang pekan depan akan menjadi kepala negara Amerika yang pertama dalam sejarah berkunjung ke Kamboja, berada dalam kedudukan yang unik untuk menuntut secara terbuka perbaikan hak azasi manusia di negara Asia Tenggara itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya