Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:07

Berita / Dunia / Timur Tengah

Organisasi HAM: 83 Tewas dalam Ledakan di Universitas Aleppo, Suriah

Sebuah organisasi HAM Suriah mengatakan jumlah korban akibat dua ledakan di Universitas Aleppo telah meningkat menjadi 83 orang tewas dan lebih 150 orang lainnya luka-luka.

Warga Suriah berkumpul di dekat lokasi ledakan di Universitas Aleppo, Suriah, 15 Januari 2013. (AP Photo/SANA). Jumlah korban dalam ledakan ini dilaporkan mencapai 83 orang tewas dan lebih dari 150 orang lainnya luka-luka.
Warga Suriah berkumpul di dekat lokasi ledakan di Universitas Aleppo, Suriah, 15 Januari 2013. (AP Photo/SANA). Jumlah korban dalam ledakan ini dilaporkan mencapai 83 orang tewas dan lebih dari 150 orang lainnya luka-luka.
UKURAN HURUF - +
Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris mengatakan kepada VOA belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman hari Selasa tersebut. Jumlah yang meninggal diperkiarakan akan meningkat. Di antara yang tewas adalah mahasiswa dan pengungsi yang berlindung di kampus  kota terbesar Suriah itu.

Media pemerintah menyebut ledakan itu sebagai “serangan teroris” tetapi tidak menyebut jumlah korban. Kementerian Pendidikan negara itu mengatakan pelajaran dan ujian akan dihentikan di universitas itu hari Rabu untuk berkabung atas korban yang tewas.

Penyebab ledakan tidak jelas, tetapi pemerintah dan aktivis oposisi saling menuduh sebagai pihak yang mendalanginya.

Aleppo, pusat perniagaan Suriah, telah dilanda kekerasan sejak pemberontak melancarkan serangan besar-besaran terhadap kota itu bulan Juli tahun 2012. Universitas tersebut terletak di daerah yang dikuasai pemerintah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya