Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 11:27

Berita / Dunia / Timur Tengah

Oposisi Suriah Tunda Pembentukan Pemerintahan Transisi

Para pemimpin oposisi Suriah telah memutuskan untuk menunda pembentukan pemerintah transisi setelah melakukan pertemuan di Istanbul, Turki hari Senin (21/1).

Para pemimpin oposisi Suriah bersama Menlu Inggris William Hague (kanan/foto: dok). Pertemuan pemimpin oposisi Suriah di Istanbul memutuskan penundaan pembentukan pemerintahan transisi.
Para pemimpin oposisi Suriah bersama Menlu Inggris William Hague (kanan/foto: dok). Pertemuan pemimpin oposisi Suriah di Istanbul memutuskan penundaan pembentukan pemerintahan transisi.
UKURAN HURUF - +
Setelah bertemu di Istanbul, para pemimpin oposisi mengatakan hari Senin mereka telah menciptakan komite yang terdiri dari lima orang untuk berkonsultasi dengan pasukan oposisi 'Laskar Suriah Bebas' dan apa yang disebut oleh pihak oposisi sebagai "negara-negara bersahabat” sebelum membuat usulan mengenai sebuah badan sementara.

Koalisi Nasional Suriah dibentuk bulan November dan sejak itu telah diakui oleh lebih dari 110 negara sebagai wakil yang sah rakyat Suriah. Koalisi itu menuntut agar Presiden Bashar al-Assad mundur.

Pertempuran di Suriah berlanjut selagi pemberontak berusaha mengakhiri pemerintahan Assad yang telah berlangsung 12 tahun, dan pasukan pemerintah bertempur melawan apa yang mereka gambarkan sebagai “teroris.”

Syrian Observatory for Human Rights yang berkantor di London mengatakan 70 orang tewas dalam pertempuran hari Minggu.

PBB mengatakan paling sedikit 60.000 orang telah tewas sejak konflik tersebut mulai bulan Maret 2011.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya