Minggu, 23 Nopember 2014 Waktu UTC: 10:53

Berita / Politik

Oposisi Suriah Bersatu Upayakan Pengakuan Diplomatik

Pemimpin oposisi Suriah, Ahmed Maath al-Khatib menuju ke markas Liga Arab di Kairo untuk mengupayakan pengakuan diplomatik hari Senin (12/11).

Pemimpin oposisi Suriah, Ahmed Maath al-Khatib mengupayakan pengakuan diplomatik dari negara-negara Arab (foto: dok).
Pemimpin oposisi Suriah, Ahmed Maath al-Khatib mengupayakan pengakuan diplomatik dari negara-negara Arab (foto: dok).
Pemimpin oposisi Suriah yang baru bersatu menuju ke markas Liga Arab di Kairo untuk mengupayakan pengakuan diplomatik Senin, didukung oleh kesepakatan bersatu yang dicapai dengan susah payah antara faksi-faksi yang berbeda.

Ahmed Maath al-Khatib, seorang ulama Muslim moderat yang keluar dari Suriah tiga bulan yang lalu, dalam kunjungan itu ditemani oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassem bin Jabir Al Thani, yang pemerintahnya menyelenggarakan pembicaraan maraton empat hari yang menghasilkan kesepakatan pada hari Minggu.

Pengusaha Riad Seif dan aktivis perempuan terkemuka Suhair al-Attasi juga dipilih sebagai wakil-wakil ketua kelompok itu. Koalisi baru itu telah menyatukan faksi-faksi yang berjuang menyingkirkan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Tokoh-tokoh anti-Assad bergumul untuk mencapai kesatuan di bawah tekanan para diplomat AS dan pejabat Qatar. Para anggota oposisi mengatakan mereka tidak akan terlibat dalam dialog dengan pemerintah Assad.

Juga Senin, militer Israel mengatakan salah satu tank-nya melepaskan tembakan ke Suriah dan memukul langsung artileri Suriah sebagai tanggapan atas serangan mortir Suriah terhadap daerah Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel.

Ini adalah yang kedua kalinya dalam dua hari Israel menanggapi apa yang dikatakan tembakan nyasar dari Suriah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook