Selasa, 29 Juli 2014 Waktu UTC: 10:43

Berita / Dunia / Afrika

Oposisi Djibouti Cela Hasil Pemilu

Koalisi oposisi di Djibouti mengatakan hasil awal pemilihan anggota parlemen tidak sah, dengan temuan kecurangan di lapangan.

Warga Djibouti memberikan suara dalam pemilihan presiden. (Foto: Dok)
Warga Djibouti memberikan suara dalam pemilihan presiden. (Foto: Dok)
Hasil awal pemilihan anggota parlemen Djibouti menunjukkan keunggulan partai Presiden Ismael Omar Guelleh yang berkuasa. Hal itu menuai komentar tajam dari koalisi oposisi di negara kecil Tanduk Afrika itu.

Kementerian dalam negeri Sabtu mengatakan, hasil awal menunjukkan partai Union for the Presidential Majority (UMP) meraih lebih dari 49 persen suara di ibukota, Djibouti City. Menurut pemerintah, oposisi meraih kurang dari 48 persen suara.

Tiga perempat warga Djibouti tinggal di ibukota.

Jurubicara Union of National Salvation (USN) koalisi oposisi menuduh terjadi kecurangan yang meluas.

Dalam wawancara dengan VOA, Dahir Ahmed Farah mengatakan, tentara mencoblos beberapa kali di beberapa tempat pemilihan suara (TPS) dan hasil yang diumumkan pemerintah tidak sah.

Seorang wartawan independen yang mengunjungi beberapa TPS kepada VOA mengatakan banyaknya militer di beberapa TPS tampaknya mengintimidasi sejumlah pemilih.

Presiden Guelleh memerintah Djibouti sejak menggantikan pamannya pada 1999. Tidak ada anggota parlemen oposisi yang  terpilih sejak bekas koloni Perancis itu merdeka pada 1977.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook