Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:14

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Obat Kolesterol Bisa Atasi Gangguan Kognitif akibat Malaria Ganas

Menurut tim peneliti internasional, gangguan kognitif akibat penyakit malaria paling ganas dapat dihindari dengan penggunaan obat penurun kolesterol yang umum digunakan.

Menurut kepala tim peneliti internasional dari Amerika dan Brazil, Guy Zimmerman dari Fakultas Kedokteran Universitas Utah di Salt Lake City, tikus-tikus yang mendapat obat anti-malaria dan lovastatin, obat penurun kolesterol,  mengalami penurunan tajam dan dramatis gangguan otak yang muncul belakangan (foto: Dok).
Menurut kepala tim peneliti internasional dari Amerika dan Brazil, Guy Zimmerman dari Fakultas Kedokteran Universitas Utah di Salt Lake City, tikus-tikus yang mendapat obat anti-malaria dan lovastatin, obat penurun kolesterol, mengalami penurunan tajam dan dramatis gangguan otak yang muncul belakangan (foto: Dok).
UKURAN HURUF - +
Jessica Berman
Satu tim peneliti internasional telah mendapati pada seekor tikus percobaan bahwa obat penurun kolesterol, yang disebut lovastatin, mencegah masalah kognitif yang muncul belakangan, yang tampak pada sekitar 120.000 anak-anak di seantero sub-Sahara Afrika yang bertahan hidup dari malaria otak, yang menyebabkan peradangan otak dan jaringan tulang belakang.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti dari Amerika dan Brazil mengobati sekelompok tikus yang tertular penyakit itu dengan menggunakan obat anti-malaria, klorokuin. Setengah dari hewan-hewan itu juga mendapat lovastatin, kata kepala penelitian itu Guy Zimmerman, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Utah di Salt Lake City. “Tikus-tikus yang mendapat obat anti-malaria dan lovastatin mengalami penurunan tajam dan dramatis gangguan otak yang muncul belakangan,” ujarnya.

Lovastatin adalah bagian dari kelompok obat yang mengurangi respons peradangan tubuh terhadap penularan. Peradangan, yang dimunculkan oleh sistem kekebalan tubuh, merupakan respons normal terhadap penyakit. Tetapi kadang-kadang, tubuh menunjukkan respons peradangan agresif yang menyerang jaringan tubuh sendiri.

Zimmerman mengatakan masalah kognitif dapat menimbulkan kesulitan seumur hidup bagi anak-anak yang bertahan hidup dari malaria otak. “Kesulitan belajar, jika mereka memang punya akses ke sekolah. Betapa sulitnya melakukan itu sementara mereka masih dalam kubangan kemiskinan, sementara mereka masih terancam AIDS. Jika kita mulai memikirkan tentang apa dampaknya terhadap kemampuan intelektual jangka panjang mereka dan kemampuan mereka berperan di tengah masyarakat setempat, ini mengejutkan,” katanya lagi.

Zimmerman merekomendasikan agar lovastatin ditambahkan pada pengobatan bagi malaria serta bagi sepsis, infeksi darah sistemik yang umum dikenal sebagai keracunan darah yang membuat sakit dan mengancam nyawa lebih banyak orang di dunia daripada malaria otak.

Zimmerman meminta badan regulator obat pemerintah agar mempercepat proses evaluasi mereka. Tetapi ia mengatakan tidak optimistis prasyarat ujicoba pada manusia akan mudah dilakukan di kawasan-kawasan terpencil di Afrika, di mana malaria banyak ditemukan.
 
Artikel mengenai penggunaan obat anti-kolesterol dalam pengobatan malaria diterbitkan dalam jurnal PLoS Pathogens.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya