Kamis, 17 April 2014 Waktu UTC: 01:09

Berita / AS / Pemilu AS

Obama Resmi Mulai Kampanye Lawan Romney

Enam bulan sebelum pemilu, Presiden Barack Obama pekan depan akan mengunjungi beberapa negara bagian penting dan dengan resmi memulai kampanyenya.

Presiden Obama dan Ibu Negara Michelle Obama mendapat penghormatan dari para prajurit AS di Fort Stewart, Georgia, Jumat (27/4).
Presiden Obama dan Ibu Negara Michelle Obama mendapat penghormatan dari para prajurit AS di Fort Stewart, Georgia, Jumat (27/4).
UKURAN HURUF - +
Dan Robinson
Pejabat kampanye Obama mengatakan presiden dan ibu negara Michelle Obama secara resmi akan memulai kampanye pemilu tanggal 5 Mei dengan penampilan di Ohio dan Virginia.

Obama pada dasarnya telah berkampanye selama berbulan-bulan. Ia telah melakukan banyak lawatan untuk memajukan kebijakannya, digabung dengan berbagai pidato yang telah menjaring puluhan juta dolar untuk kampanyenya untuk bisa terpilih lagi.

Ohio, yang ia menangkan dalam pemilu presiden 2008 melawan calon Republik John McCain, dan Virginia, yang juga dimenangkan oleh Demokrat tahun itu, adalah fokus utama tim pemilihan kembali Obama.

Gedung Putih menampik berbagai kecaman di media dan dari pihak Republik, bahwa lawatan yang menggabungkan penggalangan dana dengan promosi kebijakan pada hakikatnya telah memungkinkan Obama berkampanye dengan biaya pembayar pajak.

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, menyebut tuduhan-tuduhan itu sebagai upaya untuk mempolitisir isu lawatan presiden, dengan mengatakan Obama mengikuti aturan yang sama seperti presiden-presiden sebelumnya.

"Argumen tentang hal ini berasal dari orang-orang yang tahu bahwa kami dengan seksama mengikuti semua aturan dalam hal penggambaran antara perjalanan kampanye dan perjalanan dinas, sama seperti yang dilakukan oleh pendahulu kami," ujar Carney.

Obama selama dua hari minggu ini mempromosikan usulannya untuk menurunkan biaya pinjaman bagi mahasiswa dengan kunjungan ke North Carolina, Colorado dan Iowa, tetapi juga menyertakan acara penggalangan dana.

Di Capitol Hill, ketua DPR dari Partai Republik John Boehner menyebut perjalanan presiden itu "pertunjukan politik." "Dan, terus terang tidak layak dilakukan,” tambahnya.

Perang politik antara Obama dan Romney telah meningkat. Obama mengatakan Romney dan usulan Partai Republik yang didukungnya akan memundurkan pemulihan ekonomi dan melemahkan kelas menengah.

Romney mencap kebijakan-kebijakan Obama dalam segala hal, sebagai sebuah kegagalan, mulai dari penciptaan lapangan kerja sampai kebijakan energi. Kedua tokoh itu saling mengecam dalam pernyataan baru-baru ini di lokasi terpisah.

Obama mengatakan, "Saya tidak lahir dari keluarga kaya. Michelle juga tidak. Tetapi seseorang memberi kami kesempatan.”

Romney menanggapi pernyataan itu dengan mengatakan, "Saya tahu presiden suka menyerang sesama warga Amerika. Ia selalu mencari kambing hitam, khususnya mereka yang telah sukses seperti ayah saya, dan saya tidak akan menanggapinya.”

Sementara itu, Gedung Putih menggunakan Wakil Presiden Joe Biden untuk menghantam Romney dalam isu kebijakan luar negeri.

Berbicara di kota New York, Biden melukiskan kritik Romney terhadap Obama mengenai hubungan dengan Rusia dan cara presiden Obama menangani isu nuklir Iran sebagai bodoh dan salah informasi.

"Jika apa yang dimaksudkan oleh Gubernur Romney dengan kebijakan yang sangat berbeda terhadap Iran, ia seharusnya memberitahu rakyat Amerika," kata Biden. "Dia seharusnya mengatakan demikian. Jika tidak, sikap keras Gubernur Romney tentang aksi militer hanya pembicaraan belaka, dan saya menambahkan, itu adalah pembicaraan yang kontraproduktif.”

Seorang pejabat kampanye Romney pada hari Kamis mengatakan kebijakan luar negeri Obama akan menjadi salah satu isu utama dalam kampanye Romney.

Presiden Obama telah berbesar hati dengan angka-angka jajak pendapat terbaru, termasuk di negara-negara bagian yang menjadi medan tempur, meskipun para analis politik umumnya mengatakan pemilu November nanti kemungkinan besar akan sangat ketat.

Para pejabat Partai Demokrat mengatakan Obama akan menggunakan penampilannya untuk lebih menjelaskan prestasinya dalam pemulihan ekonomi dan membandingkannya dengan proposal Romney.

Seperti dalam setiap kontes nasional, kedua kandidat berisiko akan dilihat menjadi sangat negatif atau terlalu pribadi selagi mereka berkampanye dalam beberapa bulan mendatang.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Kilas VOA 17 April 2014i
X
Rafki Hidayat
16.04.2014
174 penumpang feri diselamatkan dekat pantai Korea Selatan. Aljazair bersiap-siap mengadakan Pemilu Presiden. Korban bom Boston yang selamat akan ikuti maraton. Warga kota Manaus, Brazil mulai hiasi kota menyambut Piala Dunia.
Video

Video Kilas VOA 17 April 2014

174 penumpang feri diselamatkan dekat pantai Korea Selatan. Aljazair bersiap-siap mengadakan Pemilu Presiden. Korban bom Boston yang selamat akan ikuti maraton. Warga kota Manaus, Brazil mulai hiasi kota menyambut Piala Dunia.
Video

Video Pemanfaatan Mikroba untuk Pertanian - Laporan VOA 17 April 2014

Baru-baru ini perusahaan pertanian "Monsanto" menyepakati kontrak 300 juta dolar dengan perusahaan bioteknologi "Novozymes" untuk mengembangkan bakteri penyubur akar, yang bisa melipatgandakan produksi secara organic. Selengkapnya ikuti laporan Tim VOA di Washington DC.
Video

Video Google akan Gunakan Pesawat Tak Berawak untuk Sediakan Akses Internet - VOA untuk Dunia Tekno 17 April 2014

Daerah-daerah terpencil di dunia yang tidak terjangkau internet boleh jadi bisa terhubung dengan program baru Google. Google bermisi menyediakan akses internet broadband di tempat-tempat di mana penggunaan internet masih rendah, yang akan dicapainya dengan membeli pesawat tak berawak.
Video

Video Aktor Tuna Rungu di Hollywood

Aktris tuna rungu seperti Marlee Matlin, telah membuktikan bahwa peluang untuk kaum tuna rungu tetap terbuka di Hollywood. Ini dibuktikan dengan prestasinya sebagai peraih Oscar, peserta “Dancing With The Star”, dan reality show lainnya seperti “Celebrity Apprentice”. Berikut liputan Tim VOA.
Video

Video Bisakah AS Mengimbangi 'Diplomasi Gas' Rusia di Eropa? - Liputan Berita VOA 17 April 2014

Penuntasan krisis Ukraina dipersulit oleh ketergantungan Ukraina dan negara-negara Uni Eropa kepada gas alam Rusia yang harganya bisa dinaikkan secara sepihak. Bisakah Amerika Serikat mengakhiri dominasi Rusia dengan mengekspor gas ke Eropa?Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Nova Poerwadi.
 Aktivitas di Facebook