Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 09:47

Berita / AS

Obama Ungkap Inisiatif untuk Redam Kekerasan Senjata Api

Presiden Amerika Barack Obama mengumumkan usul kontroversial terkait pembatasan senjata api yang diperkirakan akan menyulut pertentangan politik dengan organisasi pro-senjata api (NRA), Rabu (16/1).

Presiden Obama menandatangani 23 perintah eksekutif untuk memerangi kekerasan senjata api, di Gedung Putih, Washington D.C., disaksikan oleh Wapres Joe Biden dan sebagian dari murid dan keluarga korban penembakan di SD Sandy Hook, Connecticut (16/1).
Presiden Obama menandatangani 23 perintah eksekutif untuk memerangi kekerasan senjata api, di Gedung Putih, Washington D.C., disaksikan oleh Wapres Joe Biden dan sebagian dari murid dan keluarga korban penembakan di SD Sandy Hook, Connecticut (16/1).

Berita Terkait

UKURAN HURUF - +
Presiden Amerika Barack Obama telah mengungkapkan agendanya untuk pembatasan senjata api dengan seperangkat usul yang kontroversial yang diperkirakan akan menyulut pertentangan politik dengan organisasi-organisasi yang pro-senjata api dan para pendukung mereka.

Gagasan Obama tersebut mencakup larangan senjata serbu, pemeriksaan latar belakang yang universal bagi penjualan senjata, dan meningkatkan perawatan kesehatan mental. Presiden Obama juga mengatakan ia akan menandatangani 23 perintah eksekutif agar penegak hukum dan pakar kesehatan jiwa memiliki peralatan lebih banyak untuk memerangi kekerasan senjata api.

Obama mengumumkan usul itu hari Rabu di Gedung Putih, dikelilingi oleh beberapa murid sekolah yang telah menulis surat kepadanya tentang kekerasan senjata api, pasca penembakan di sekolah dasar Sandy Hook, Connecticut yang menewaskan 20 murid dan enam guru, 14 Desember lalu. Ia menyebut hari itu yang paling buruk dalam masa kepresidenannya, dan mengingatkan bahwa tindakan Kongres mengenai pembatasan senjata api akan mendapat dukungan dari generasi masa depan. Keluarga para korban ikut hadir dalam acara itu.

Presiden Obama mengatakan, menjaga keselamatan anak-anak merupakan “tugas utama kita sebagai masyarakat”, dengan menambahkan jika satu nyawa saja dapat diselamatkan dengan mengurangi kekerasan senjata api, adalah kewajiban negara untuk mencobanya.

Tetapi, ia menghadapi tentangan kuat dari para anggota konservatif di Kongres dan para pelobi senjata api yang paling besar di Amerika, Perhimpunan Senapan Nasional (NRA).
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya