Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 23:51

    Berita / AS

    Obama Langsung Kembali Bekerja

    Setelah terpilih kembali unuk masa jabatan kedua, Presiden Barack Obama langsung kembali bekerja untuk membereskan ekonomi dan merombak kabinet.

    Surat kabar di sebuah kios di Times Square, New York City, menunjukkan berita kemenangan Obama. (Reuters/Chip East)
    Surat kabar di sebuah kios di Times Square, New York City, menunjukkan berita kemenangan Obama. (Reuters/Chip East)
    Mencoba memenuhi janji dalam pidato kemenangan untuk mencari kompromi politik, Obama telah menelepon para pemimpin Kongres, dua diantaranya John Boehner dan Mitch McConnell dari Partai Republik, untuk menyatakan tekadnya bekerja sama.

    “Presiden mengulangi komitmennya untuk mencari solusi bipartisan untuk mengurangi defisit dengan cara yang berimbang, memotong pajak untuk keluarga kelas menengah dan usaha kecil, serta menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar seorang pejabat Gedung Putih.

    Masalah-masalah yang menganggu Obama dalam periode pertama, yang menutupi pesan kampanyenya pada 2008 mengenai harapan dan perubahan, masih mengkonfrontasinya. Ia harus menyelesaikan defisit tahunan sebesar US$1 triliun, utang nasional $16 triliun dan merombak program sosial berbiaya tinggi.

    Fokus yang paling mendesak untuk Obama dan para pembuat undang-undang di AS adalah “jurang fiskal”, yaitu gabungan antara kenaikan pajak dan pemotongan anggaran untuk menghasilkan $600 miliar dari ekonmi mulai taun depan, menunggu kesepakatan Kongres. Para ekonom mengingatkan bahwa hal itu dapat mendorong Amerika Serikat kembali ke resesi.

    Obama sudah berjanji akan menaikkan tingkat pajak untuk yang berpendapatan lebih dari $250.000 sebagai bagian dari “pendekatan berimbang” terhadap pengurangan defisit, sesuatu yang masih ditolak oleh Partai Republik.

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Boehner mengatakan ia mau bekerja sama, namun masih bersikeras dengan posisi Republik untuk menaikkan pendapatan untuk membantu mengurangi defisit.

    Sementara itu pemimpin Senat Partai Republik McConnell tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip konservatif.

    Para ekonom memberikan rekomendasi untuk merangkul rencana pengurangan defisit bipartisan yang didukung oleh mantan Senator Alan Simpson dan Erskine Bowles, mantan kepala staff Gedung Putih. Keduanya merupakan ketua komisi pengurangan defisit, yang merekomendasikan kenaikan pajak $1 untuk setiap $3 dalam pemotongan anggaran.

    Obama sepertinya akan merombak kabinet, karena Menteri Keuangan Timothy Geithner dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton berencana untuk segera mundur. (AP/Reuters)

    Lihat Juga

    Perusakan Masjid Ahmadiyah Nodai Toleransi di Jawa Tengah

    Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai daerah yang cukup sejuk dan toleran, namun perusakan Masjid Ahmadiyah di Kabupaten Kendal, seolah merusak predikat itu. Selengkapnya

    Obama Puji Pemuda Vietnam dalam Perbincangan Akrab

    Presiden AS Barack Obama mengatakan, berinteraksi dengan para pemuda dalam lawatan tiga harinya ke Vietnam membuatnya optimistis mengenai masa depan negara itu. Selengkapnya

    HRW Kecam Industri Tembakau Terkait Pekerja Anak

    Meskipun UU Indonesia melarang anak-anak di bawah usia 18 tahun bekerja di lingkungan berbahaya, banyak anak yang bekerja di pertanian tembakau yang jumlahnya kini mencapai sekitar 500 ribu dan tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Selengkapnya

    Ikuti Kami