Minggu, 26 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 00:26

Berita / Politik

Obama-Kongres AS akan Lanjutkan Bahas 'Jurang Fiskal’

Presiden Barack Obama akan memulai lagi perundingan dengan pimpinan Kongres akhir bulan ini guna mengatasi masalah keuangan pemerintah sebelum akhir tahun ini.

Presiden Barack Obama berangkat untuk melakukan lawatan ke tiga negara Asia (17/11).
Presiden Barack Obama berangkat untuk melakukan lawatan ke tiga negara Asia (17/11).
UKURAN HURUF - +
Presiden AS Barack Obama sedang melawat ke tiga negara Asia, dimulai hari Minggu di Bangkok. Dalam pesawat kepresidenan hari Sabtu, jurubicara Gedung Putih Jay Carney kepada wartawan mengatakan, Presiden Obama diperkirakan akan bertemu lagi dengan anggota Kongres mulai 26 November untuk diskusi lebih lanjut mengenai penyelesaian krisis utang yang dikenal sebagai "fiscal cliff atau tebing fiskal."

Obama akan kembali ke Washington dari Thailand, Burma dan Kamboja, hari Rabu, sehari sebelum libur Thanksgiving atau Hari Bersyukur Amerika, ketika banyak anggota Kongres tidak ada atau jauh dari ibukota, melewatkan waktu bersama keluarga di distrik asal mereka.

Presiden Obama dan empat pemimpin Kongres: Ketua DPR dari partai Republik John Boehner, ketua fraksi Demokrat di Senat Harry Reid, anggota senior fraksi Republik di Senat Mitch McConnell dan ketua fraksi Demokrat di DPR Nancy Pelosi, memulai perundingan mengenai masalah utang itu hari Jumat.

Kedua pihak menggambarkan pembicaraan mereka di Gedung Putih itu sebagai konstruktif, tetapi pengumuman hari Sabtu oleh jurubicara presiden merupakan indikasi pertama bahwa pertemuan itu mungkin akan dilanjutkan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya