Senin, 30 Mei 2016 Waktu: 04:05

    Berita / AS

    Obama Dorong Kontrol Pemilikan Senjata Api

    Presiden Obama mengatakan sekarang ini dukungan publik lebih besar bagi pembatasan kepemilikan senjata api dan negara berkewajiban untuk bertindak.

    Presiden Barack Obama memberikan pidato mengenai proposal soal kontrol kepemilikan senjata di depan para polisi di Minneapolis, negara bagian Minnesota, Senin (4/2).
    Presiden Barack Obama memberikan pidato mengenai proposal soal kontrol kepemilikan senjata di depan para polisi di Minneapolis, negara bagian Minnesota, Senin (4/2).
    Presiden Amerika Barack Obama hari Senin membawa pesannya mengenai pembatasan kepemilikan senjata api ke Minneapolis, negara bagian Minnesota.

    Sementara aparat penegak hukum berdiri di belakanganya, Presiden Obama mendesak rakyat Amerika untuk terus menekan Kongres agar meloloskan apa yang disebutnya langkah-langkah “masuk akal” untuk melindungi warga.

    Ia menghimbau pemeriksaan latar belakang bagi siapa saja yang membeli senjata api, dan pelarangan bagi senjata serbu gaya militer dan magazin berkapasitas tinggi.

    Presiden Obama melancarkan upayanya bagi pembatasan lebih besar atas kepemilikan senjata api setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan membabi buta bulan Desember di sebuah sekolah dasar di Connecticut, menewaskan 20 anak dan enam staf sekolah itu.

    Sebagian pendukung hak kepemilikan senjata api mengatakan pemerintah seharusnya fokus pada pemberlakuan undang-undang senjata api yang sudah ada, bukan menciptakan undang-undang yang baru.

    Lihat Juga

    Keluarga Sopir Taksi Pakistan yang Tewas Gugat Pejabat AS

    Keluarga seorang sopir taksi, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika pekan lalu terhadap pemimpin Taliban Afghanistan, telah dengan resmi mengadukan para pejabat Amerika yang tidak disebut namanya kepada kepolisian. Selengkapnya

    Pasukan Keamanan Irak Kepung Fallujah

    Fallujah, satu basis Sunni, telah dikuasai ISIS lebih lama daripada kota lain di Irak, dan laskarnya diyakini telah sangat bercokol kuat di kota tersebut. Selengkapnya

    WHO: Afrika Barat Lebih Mampu Tanggulangi Wabah Masa Depan

    Ebola telah membunuh lebih dari 11 ribu orang dalam 3 negara Afrika Barat yang paling berat dilanda wabah itu sebelum waktunya WHO menyatakan penularan virus Ebola sudah berakhir menjelang akhir tahun lalu. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami