Senin, 30 Mei 2016 Waktu: 02:07

    Berita / AS

    Obama Desak Presiden Mesir Lindungi Demokrasi

    Presiden Amerika Barack Obama mendesak presiden Mesir Mohamed Morsi agar melindungi azas-azas demokrasi bagi semua warga Mesir dalam pemilu mendatang.

    Presiden Amerika Barack Obama mendesak agar Presiden Mesir Mohamed Morsi melindungi demokrasi bagi semua warga Mesir dalam pemilu mendatang (Foto: dok).
    Presiden Amerika Barack Obama mendesak agar Presiden Mesir Mohamed Morsi melindungi demokrasi bagi semua warga Mesir dalam pemilu mendatang (Foto: dok).
    Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Presiden Obama menyampaikan pesan tersebut melalui pembicaraan telepon dengan presiden Morsi, Selasa (26/2). Lebih lanjut disebutkan bahwa Presiden Amerika menekankan tanggung jawab presiden Mesir untuk melindungi azas-azas demokrasi yang telah diperjuangkan dengan susah-payah oleh rakyat Mesir, termasuk hak wanita dan warga dari semua agama.

    Sebelumnya hari Selasa (26/2), Front Keselamatan Nasional yang sekularis, sebuah kelompok oposisi terkemuka Mesir dengan resmi telah mengumumkan akan memboikot pemilu parlemen yang akan diselenggarakan mulai bulan April mendatang. Pemimpin partai, Mohamed ElBaradei, memberi indikasi pekan lalu akan pemboikotan itu, dengan alasan ia tidak bersedia terlibat dalam apa yang disebutnya “demokrasi palsu.”

    Seorang lagi pemimpin oposisi, Sameh Ashour, mengatakan hari Selasa (26/2) tidak ada jaminan pemilu itu akan bebas dan adil tanpa pemerintah dukungan semua golongan. Ia mengatakan Presiden Morsi terus menolak tuntutan oposisi.

    Lihat Juga

    Keluarga Sopir Taksi Pakistan yang Tewas Gugat Pejabat AS

    Keluarga seorang sopir taksi, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika pekan lalu terhadap pemimpin Taliban Afghanistan, telah dengan resmi mengadukan para pejabat Amerika yang tidak disebut namanya kepada kepolisian. Selengkapnya

    Pasukan Keamanan Irak Kepung Fallujah

    Fallujah, satu basis Sunni, telah dikuasai ISIS lebih lama daripada kota lain di Irak, dan laskarnya diyakini telah sangat bercokol kuat di kota tersebut. Selengkapnya

    WHO: Afrika Barat Lebih Mampu Tanggulangi Wabah Masa Depan

    Ebola telah membunuh lebih dari 11 ribu orang dalam 3 negara Afrika Barat yang paling berat dilanda wabah itu sebelum waktunya WHO menyatakan penularan virus Ebola sudah berakhir menjelang akhir tahun lalu. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami