Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 08:00

Berita / AS

Obama Cetuskan Gagasan untuk Legalisasi 11 Juta Imigran Gelap

Presiden Barack Obama mengatakan sekarang saatnya untuk reformasi imigrasi yang menyeluruh dan masuk akal, untuk menyelesaikan status 11 juta imigran gelap di Amerika.

Presiden Barack Obama melambaikan tangannya setibanya di SMA Del Sol di Las Vegas, Nevada untuk menyampaikan pidato terkait reformasi imigrasi (29/1).
Presiden Barack Obama melambaikan tangannya setibanya di SMA Del Sol di Las Vegas, Nevada untuk menyampaikan pidato terkait reformasi imigrasi (29/1).
UKURAN HURUF - +
Dalam pidatonya di Las Vegas, Nevada, hari Selasa (29/1), Obama mengatakan usul reformasi imigrasi yang garis besarnya dikemukakan sekelompok Senator dari kedua partai politik utama Amerika sangat sesuai dengan azas-azas dan kebijakan yang dikemukakannya.

Presiden mengatakan program imigrasinya mempunyai tiga sasaran utama: memusatkan perhatian pada penegakan undang-undang imigrasi yang lebih kuat dan lebih pintar,  menciptakan  jalur bagi imigran gelap untuk memperoleh kewarga-negaraan, dan memperbaiki sistem imigrasi legal supaya Amerika tetap sebagai magnit bagi orang yang terbaik dan terpintar di dunia.

Rencana reformasi yang garis-besarnya dikemukakan para Senator hari Senin (28/1) itu mencakup ketiga sasaran yang dikehendaki Presiden Obama.

Obama mengatakan ia gembira karena para anggota Kongres tampaknya mempunyai keinginan yang sungguh-sungguh untuk menyelesaikan rencana imigrasi baru segera, tetapi ia menambahkan  tindakan cepat harus diambil. Presiden mengatakan hal tersebut tidak boleh terjerat dalam perdebatan emosional dan tidak ada ujungnya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya