Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 10:10

Berita / AS

Obama Bertemu Pemimpin Serikat Buruh Bahas Jurang Fiskal AS

Para pemimpin serikat buruh mendesak Obama untuk menolak pemotongan tajam dalam pensiun dan layanan kesehatan bagi kalangan usia pensiunan.

Presiden AS Barack Obama diminta untuk menolak pemotongan tajam dalam pensiun dan layanan kesehatan bagi kalangan usia pensiunan (foto: dok).
Presiden AS Barack Obama diminta untuk menolak pemotongan tajam dalam pensiun dan layanan kesehatan bagi kalangan usia pensiunan (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Para pemimpin serikat buruh Amerika hari Selasa bertemu dengan Presiden Barack Obama dan memintanya untuk menolak pemotongan tajam dalam pensiun dan layanan kesehatan bagi kalangan usia pensiunan selagi ia berupaya menangani isu-isu krusial dalam keuangan pemerintah pada akhir tahun.

Obama yang baru terpilih kembali menggunakan pekan ini untuk serangkaian pembicaraan di Gedung Putih dengan para pemimpin serikat buruh, para eksekutif perusahaan besar dan pemimpin Kongres AS mengenai “jurang fiskal” Amerika yang sudah di ambang pintu.

Jurang fiskal itu mencakup 600 milyar dolar dalam pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak yang diharuskan mulai berlaku tanggal 1 Januari. Termasuk di dalamnya persyaratan yang dipertentangkan dan yang hendak dihindari oleh Presiden dan lawan-lawan politiknya dari Partai Republik tetapi tidak berhasil mencapai kesepakatan dalam dua tahun ini.

Serikat- serikat buruh yang besar di Amerika memberi dana dan dukungan kampanye besar-besaran bagi terpilihnya kembali Presiden Obama minggu lalu mengalahkan penantangnya Mitt Romney dari Partai Republik. Keinginan mereka sama dengan Presiden Obama untuk menaikkan pajak bagi orang terkaya di Amerika yang berpendapatan lebih dari 250 ribu dolar per tahun dan sebuah perubahan dalam UU pajak yang ditentang oleh lawan-lawan Obama dari Partai Republik di Kongres Amerika.

Tetapi para pemimpin serikat buruh juga menginginkan jaminan dari Obama bahwa ia akan mempertahankan anggaran pemerintah yang sekarang bagi dana pensiun dan asuransi kesehatan bagi usia lanjut. Seberapa besar anggaran bagi kedua program sosial itu tampaknya menjadi fokus utama perundingan antara Gedung Putih dan DPR yang dikuasai Partai Republik.

Hari Rabu, Obama merencanakan konferensi pers, dan juga pembicaraan dengan para eksekutif dari perusahaan-perusahaan terbesar Amerika seperti General Electric dan American Express. Banyak diantara raksasa keuangan Amerika mendukung Romney dalam kampanye pemilu tapi Presiden Obama berharap untuk mendapat dukungan mereka dalam membujuk para anggota DPR dari Partai Republik untuk menaikkan pajak bagi keluarga-keluarga terkaya sebagai bagian dari apa yang disebutnya rencana ”berimbang” untuk memangkas anggaran dan meningkatkan pendapatan pemerintah.

CEO ke 17 perusahaan besar di Amerika telah mengirim surat kepada para anggota DPR mendesak mereka mencapai kompromi mengenai anggaran dan isu-isu pajak.

Presiden Obama hari Jumat akan bertemu dengan para pemimpin Kongres Amerika mengenai bagaimana caranya untuk menyelesaikan pertentangan mereka. Presiden Obama akan meninggalkan Washington pada hari Sabtu untuk lawatan empat hari ke Asia.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya