Senin, 30 Mei 2016 Waktu: 02:11

    Berita / AS

    Obama Bahas Masalah Fiskal dengan Para Pemimpin Perusahaan di AS

    Pimpinan sejumlah perusahaan terkemuka Amerika menghadiri pertemuan dengan Presiden Barack Obama untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah AS, Rabu (14/11).

    Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC (14/11). Presiden Obama mengajak para pemimpin sejumlah perusahaan terkemuka di AS untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah.
    Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC (14/11). Presiden Obama mengajak para pemimpin sejumlah perusahaan terkemuka di AS untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah.
    Amerika sedang menghadapi  ancaman “jurang fiskal”, dimana secara otomatis pajak meningkat dan belanja pertahanan dan program-program dalam negeri yang penting dipangkas sebesar 600 miliar dolar.

    Pemotongan itu akan mulai berlaku tanggal 1 Januari jika Presiden Obama tidak dapat mencapai persetujuan kompromi dengan para anggota Partai Republik di Kongres.

    Tetapi, Presiden dari partai Demokrat  yang terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pekan lalu, mengatakan kepada para wartawan di Washington bahwa ia yakin kesepakatan dapat dicapai.

    Obama berharap agar para pemimpin perusahaan yang sangat terkenal seperti General Electric, American Express, Wal-Mart Stores dan lain-lain bersedia mendukung seruannya terkait pemangkasan anggaran belanja dan kenaikan pajak bagi keluarga kaya Amerika, termasuk keluarga para pemimpin perusahaan tersebut.

    Lihat Juga

    Keluarga Sopir Taksi Pakistan yang Tewas Gugat Pejabat AS

    Keluarga seorang sopir taksi, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika pekan lalu terhadap pemimpin Taliban Afghanistan, telah dengan resmi mengadukan para pejabat Amerika yang tidak disebut namanya kepada kepolisian. Selengkapnya

    Pasukan Keamanan Irak Kepung Fallujah

    Fallujah, satu basis Sunni, telah dikuasai ISIS lebih lama daripada kota lain di Irak, dan laskarnya diyakini telah sangat bercokol kuat di kota tersebut. Selengkapnya

    WHO: Afrika Barat Lebih Mampu Tanggulangi Wabah Masa Depan

    Ebola telah membunuh lebih dari 11 ribu orang dalam 3 negara Afrika Barat yang paling berat dilanda wabah itu sebelum waktunya WHO menyatakan penularan virus Ebola sudah berakhir menjelang akhir tahun lalu. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami