Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:33

Berita / AS

Obama Bahas Masalah Fiskal dengan Para Pemimpin Perusahaan di AS

Pimpinan sejumlah perusahaan terkemuka Amerika menghadiri pertemuan dengan Presiden Barack Obama untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah AS, Rabu (14/11).

Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC (14/11). Presiden Obama mengajak para pemimpin sejumlah perusahaan terkemuka di AS untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah.
Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC (14/11). Presiden Obama mengajak para pemimpin sejumlah perusahaan terkemuka di AS untuk memperoleh dukungan terkait pajak dan pengeluaran pemerintah.
UKURAN HURUF - +
Amerika sedang menghadapi  ancaman “jurang fiskal”, dimana secara otomatis pajak meningkat dan belanja pertahanan dan program-program dalam negeri yang penting dipangkas sebesar 600 miliar dolar.

Pemotongan itu akan mulai berlaku tanggal 1 Januari jika Presiden Obama tidak dapat mencapai persetujuan kompromi dengan para anggota Partai Republik di Kongres.

Tetapi, Presiden dari partai Demokrat  yang terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pekan lalu, mengatakan kepada para wartawan di Washington bahwa ia yakin kesepakatan dapat dicapai.

Obama berharap agar para pemimpin perusahaan yang sangat terkenal seperti General Electric, American Express, Wal-Mart Stores dan lain-lain bersedia mendukung seruannya terkait pemangkasan anggaran belanja dan kenaikan pajak bagi keluarga kaya Amerika, termasuk keluarga para pemimpin perusahaan tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya