Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:55

Berita / AS

Obama: AS Bantu Operasi Perancis Yang Gagal di Somalia

Presiden Barack Obama mengatakan Amerika memberi bantuan teknis yang terbatas untuk menyelamatkan seorang warga Perancis yang disandera di Somalia.

Presiden Obama mengatakan pesawat-pesawat tempur Amerika memasuki sebentar wilayah angkasa Somalia dalam mendukung operasi penyelamatan warga Perancis yang disandera militan al-Shabab, Jumat (11/1). (Foto: dok).
Presiden Obama mengatakan pesawat-pesawat tempur Amerika memasuki sebentar wilayah angkasa Somalia dalam mendukung operasi penyelamatan warga Perancis yang disandera militan al-Shabab, Jumat (11/1). (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Dalam sepucuk surat kepada para tokoh Kongres yang diungkapkan Gedung Putih hari Minggu, Obama mengatakan pesawat-pesawat tempur Amerika memasuki sebentar wilayah angkasa Somalia dalam mendukung operasi tersebut, Jumat (11/1).

Presiden Barack Obama mengatakan Amerika Serikat memberi bantuan teknis yang terbatas bagi usaha militer Perancis yang gagal untuk menyelamatkan seorang warga Perancis yang disandera di Somalia. Menurut Obama, pasukan dan pesawat Amerika tidak turut langsung dalam penggrebekan terhadap kompleks dimana warga Perancis itu sedang disekap.

Para pejabat Perancis mengatakan petugas militer Denis Allex dibunuh oleh al-Shabab yang menyanderanya dalam usaha pertolongan di kota Boulmarer, kira-kira 110 kilometer sebelah selatan Mogadishu. Tetapi, al-Shabab mengatakan Allex masih hidup dan dalam keadaan baik.

Seorang tentara Perancis tewas dalam operasi itu dan satu orang hilang. Tujuh belas anggota pasukan Somalia juga tewas.

Militan menculik Allex dari hotel Mogadishu bulan Juli tahun 2009.  Seorang lagi warga Perancis juga ditangkap.  Ia melarikan diri atau dibebaskan sebulan kemudian.  Keduanya berada di Somalia untuk melatih pasukan pemerintah memerangi al-Shabab.

Allex terakhir kelihatan dalam video bulan Oktober.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya