Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:16

Berita / AS

New York Sambut Tahun Baru 2013

New York menyambut tahun baru dengan perayaan besar di Times Square, sementara Amerika Serikat menjadi salah satu negara terakhir menyambut kedatangan tahun 2013.

Kembang api dan bola kristal Waterford menghias New York dalam perayaan menyambut Tahun Baru 2013 di Times Square, 31 Desember 2013. (AP Photo/Mary Altaffer)
Kembang api dan bola kristal Waterford menghias New York dalam perayaan menyambut Tahun Baru 2013 di Times Square, 31 Desember 2013. (AP Photo/Mary Altaffer)
UKURAN HURUF - +
Pengunjung yang memadati Times Square, New York, menghitung undur detik-detik terakhir tahun 2012 sementara bola kristal Waterford berbobot 6-ton yang bercahaya dengan sangat terang turun dari atas lapangan tersebut, dan kemudian menunjukkan angka 2013.

Puncak kemeriahan pesta menyambut tahun baru 2013 di New York, 31 Desember 2012.Puncak kemeriahan pesta menyambut tahun baru 2013 di New York, 31 Desember 2012.
x
Puncak kemeriahan pesta menyambut tahun baru 2013 di New York, 31 Desember 2012.
Puncak kemeriahan pesta menyambut tahun baru 2013 di New York, 31 Desember 2012.
Negara-negara di seluruh Eropa, Timur Tengah, dan Asia sudah menyambut tahun baru sementara perayaan bergulir ke seluruh dunia.

Kembang api menerangi angkasa di puluhan kota untuk merayakan kedatangan tahun 2013, termasuk pesta-pesta di Athena, Moskow, dan London.

Dubai memperingati tahun baru itu dengan pertunjukan sinar di gedung tertinggi dunia, sementara di Italia, Paus Benediktus berkunjung ke tempat yang memperagakan tempat kelahiran Yesus di Lapangan Santo Petrus.

Negara-negara Asia adalah yang pertama merayakan kedatangan tahun baru dengan pertunjukan kembang api yang besar di Sydney dan Hong Kong.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya