Minggu, 26 Oktober 2014 Waktu UTC: 09:29

Berita / Gaya Hidup / Isu Sosial

Nenek Bunuh Cucu dan Dirinya Sendiri di Connecticut

Seorang perempuan yang menjemput dua cucunya dari tempat penitipan anak dan seharusnya membawa mereka pulang agar salah satu cucunya yang berusia dua tahun bisa membuka hadiah di rumah, menembak mati anak-anak itu dan kemudian bunuh diri, menurut polisi dan anggota-anggota keluarganya.

Alton Perry, dua tahun, dan Ashton Perry, enam bulan, ditembak mati oleh neneknya sendiri, Debra Denison, 47 tahun, yang kemudian juga bunuh diri (27/2).
Alton Perry, dua tahun, dan Ashton Perry, enam bulan, ditembak mati oleh neneknya sendiri, Debra Denison, 47 tahun, yang kemudian juga bunuh diri (27/2).
Mayat Debra Denison, 47 tahun, serta kedua cucunya, Alton Perry, dua tahun, dan Ashton Perry, enam bulan, ditemukan Selasa malam dalam mobil yang diparkir di kota Preston, negara bagian Connecticut.
 
Polisi setempat menyebut kematian itu sebagai kasus pembunuhan dan bunuh diri. Mereka yakin bahwa Denison membunuh anak-anak itu dan kemudian menembak dirinya sendiri. Pihak berwenang akan melakukan otopsi atas ketiga jenazah, hari Rabu (27/2).
 
Anggota-anggota keluarga mengatakan Denison punya penyakit jiwa bipolar dan masalah kesehatan mental lainnya. Juru bicara kepolisian negara bagian, Sersan Donna Tadiello, mengatakan Denison meninggalkan surat bunuh diri, tetapi menolak mengatakan di mana surat itu ditemukan.
 
Hari Selasa adalah ulang tahun Alton yang kedua. Pihak keluarga korban mengatakan bahwa Denison menjemput anak-anak itu dari tempat penitipan anak di North Stonington, Selasa sore (26/2) dan seharusnya mengantar mereka pulang ke rumah supaya Alton bisa membuka hadiah ulang tahunnya.
 
“Saya ingin dia (Alton) pulang dan bermain dengan mainan-mainan barunya serta merayakan hari istimewanya,” kata ibu Alton, Brenda Perry kepada stasiun televisi WVIT.
 
Nikki Salaun, Direktur Kidds & Co, tempat penitipan anak di North Stonington, mengatakan bahwa nenek itu terlihat ramah dan banyak bicara saat menjemput anak-anak itu dan tidak menunjukkan tanda-tanda sedih.
 
Perry dan suaminya, Jeremy, mengatakan kepada stasiun televisi WVIT bahwa Denison punya senjata dan menderita kepribadian terpecah.
 
Juru bicara kepolisian negara bagian Connecticut, Letnan J.Paul Vance, Denison membawa senjata ketika meninggalkan rumahnya, Selasa sore (26/2) untuk menjemput anak-anak itu dari tempat penitipan anak. (Pat Eaton Robb/AP)
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook