Senin, 24 Nopember 2014 Waktu UTC: 20:03

Berita / Dunia / Eropa

NATO akan Pertimbangkan Permintaan Turki soal Anti Misil

Sekjen NATO mengatakan, NATO belum menerima permintaan resmi dari Turki, tapi akan mempertimbangkannya sebagai masalah yang mendesak terkait konflik lintas batas dengan Suriah.

Sistem pertahanan penangkis misil Patriot (foto: dok). NATO mengatakan akan mempertimbangkan jika Turki berniat menggelar anti misil Patriot di dekat perbatasan Suriah.
Sistem pertahanan penangkis misil Patriot (foto: dok). NATO mengatakan akan mempertimbangkan jika Turki berniat menggelar anti misil Patriot di dekat perbatasan Suriah.
Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan sekutu akan mempertimbangkan permintaan dari Turki untuk menggelar sekelompok perangkat antimisil Patriot di perbatasannya dengan Suriah.

Rasmussen hari Senin mengatakan, NATO belum menerima permintaan resmi dari negara anggotanya, Turki, sebegitu jauh, tetapi ia menambahkan jika permintaan itu diajukan, NATO akan mempertimbangkannya sebagai masalah yang mendesak.

Menteri Pertahanan Jerman Thomas de Maiziere mengatakan ia memperkirakan permintaan itu akan diajukan hari Senin dari Turki, yang desa-desa di perbatasannya telah digempur tembakan artileri oleh pasukan-pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang bertempur melawan pemberontak yang ingin menyingkirkannya.      

Rasmussen mengatakan NATO telah memiliki rencana untuk mempertahankan dan melindungi Turki jika diperlukan, tetapi hal tersebut sekarang ini tidak mencakup pemberlakuan zona larangan terbang dengan dukungan misil-misil Patriot. Ia mengatakan pengerahan Patriot semata-mata bersifat defensif untuk membela Turki.      

Ankara, yang pernah menjadi sekutu Damaskus, pekan lalu menyatakan sedang dalam pembicaraan dengan NATO mengenai misil Patriot itu tetapi belum mengajukan permintaan resmi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook