Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:19

Berita / Dunia / Eropa

Moskow Tidak Berencana Evakuasi Besar dari Suriah

Menteri luar negeri Rusia mengatakan bahwa Moskow tidak berencana untuk melakukan evakuasi besar warganya dari Suriah.

Warga Rusia berjalan bersama setelah melintasi perbatasan Suriah menuju Libanon, Selasa (22/1). Dilaporkan 77 warga Rusia telah meninggalkan negara yang bermasalah itu dan diterbangkan ke Moskow.
Warga Rusia berjalan bersama setelah melintasi perbatasan Suriah menuju Libanon, Selasa (22/1). Dilaporkan 77 warga Rusia telah meninggalkan negara yang bermasalah itu dan diterbangkan ke Moskow.
UKURAN HURUF - +
Sergey Lavrov mengatakan bahwa kira-kira 1.000 dari puluhan ribu orang Rusia yang tinggal di Suriah ingin meninggalkan negara itu ditengah-tengah perang saudara yang sebegitu jauh telah menewaskan 60.000 orang. Dilaporkan 77 warga Rusia telah meninggalkan negara yang bermasalah itu dan diterbangkan ke Moskow.

Lavrov mengatakan bahwa Rusia telah menarik keluarga para diplomat keluar dari Suriah tetapi tidak berencana untuk mengurangi jumlah pegawai di Kedutaannya.

Rusia mengecam pihak oposisi Suriah karena usahanya untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad dari kekuasaan, dan mengatakan tuntutan tersebut menghambat usaha-usaha untuk menghentikan kekerasan di negara itu.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov hari Rabu menyebut keinginan oposisi untuk menggulingkan Assad sebagai sebuah “obsesi.” Ia mengatakan selama tuntutan tersebut ada, pertempuran akan berlanjut dan “orang-orang akan tewas.”

Rusia adalah pelindung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad, melindunginya dari sanksi-sanksi PBB karena tindakan kerasnya terhadap pemberontakan yang mulai terjadi bulan Maret 2011. Rusia telah memveto, bersama Tiongkok, tiga resolusi Dewan Keamanan PBB yang akan mengenakan sanksi terhadap pemerintah Suriah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya