Kamis, 17 April 2014 Waktu UTC: 06:41

Berita / Iptek / Teknologi

Mobil Listrik Tesla Perkenalkan Sistem Ganti Baterai

Produsen mobil listrik Tesla Motors kini berusaha keras untuk membuat perjalanan jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan mobil listrik.

Tesla mengungkap sistem baru untuk mengganti baterai yang secara otomatis mengganti baterai yang mati dengan baterai yang sudah dicas penuh, Jumat (21/6).
Tesla mengungkap sistem baru untuk mengganti baterai yang secara otomatis mengganti baterai yang mati dengan baterai yang sudah dicas penuh, Jumat (21/6).
UKURAN HURUF - +
Pendiri kedua jasa keuangan online PayPal dan pemilik produsen mobil listrik Tesla Motors, milyarder Elon Musk, kini berusaha keras untuk membuat perjalanan jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan mobil listrik.

Pada acara hari Kamis di studio desain Tesla di Los Angeles, Musk mengungkap sistem baru untuk mengganti baterai yang secara otomatis mengganti baterai yang mati dengan baterai yang sudah dicas penuh dalam waktu yang kurang lebih sama dengan mengisi tangki bensin 50 liter, dan harganya pun hampir sama.

Pengecasan baterai di stasiun Tesla supercharging gratis tetapi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Baterai yang sudah dicas penuh memungkinkan mobil menempuh jarak sekitar 320 kilometer.

Tesla Motors mempunyai delapan stasiun mencas baterai di California, tetapi berencana membuka banyak lagi, guna memungkinkan mobil listrik buatannya menempuh perjalanan dari pantai timur ke pantai barat Amerika akhir tahun depan. Stasiun-stasiun penggantian baterai itu akan dibuka akhir tahun ini, pertama di jalan bebas rambu yang ramai antara Los Angeles dan San Francisco.

Harga mobil listrik lebih murah pemakaiannya dibandingkan mobil yang menggunakan bensin tetapi tidak cepat laku karena harganya lebih mahal, jarak tempuhnya terbatas, kurangnya infrastruktur dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengecas ulang baterai. Mobil listrik Tesla dijual sekitar 20 ribu unit per tahun. Kalangan investor mendukung strategi perusahaan itu dan harga sahamnya naik hampir tiga kali lipat tahun ini.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: ujang dari: banawa
12.07.2013 09:36
dfgsdfgsfdgsdfgsdfgsdfg

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Kilas VOA 17 April 2014i
X
Rafki Hidayat
16.04.2014
174 penumpang feri diselamatkan dekat pantai Korea Selatan. Aljazair bersiap-siap mengadakan Pemilu Presiden. Korban bom Boston yang selamat akan ikuti maraton. Warga kota Manaus, Brazil mulai hiasi kota menyambut Piala Dunia.
Video

Video Kilas VOA 17 April 2014

174 penumpang feri diselamatkan dekat pantai Korea Selatan. Aljazair bersiap-siap mengadakan Pemilu Presiden. Korban bom Boston yang selamat akan ikuti maraton. Warga kota Manaus, Brazil mulai hiasi kota menyambut Piala Dunia.
Video

Video Pemanfaatan Mikroba untuk Pertanian - Laporan VOA 17 April 2014

Baru-baru ini perusahaan pertanian "Monsanto" menyepakati kontrak 300 juta dolar dengan perusahaan bioteknologi "Novozymes" untuk mengembangkan bakteri penyubur akar, yang bisa melipatgandakan produksi secara organic. Selengkapnya ikuti laporan Tim VOA di Washington DC.
Video

Video Google akan Gunakan Pesawat Tak Berawak untuk Sediakan Akses Internet - VOA untuk Dunia Tekno 17 April 2014

Daerah-daerah terpencil di dunia yang tidak terjangkau internet boleh jadi bisa terhubung dengan program baru Google. Google bermisi menyediakan akses internet broadband di tempat-tempat di mana penggunaan internet masih rendah, yang akan dicapainya dengan membeli pesawat tak berawak.
Video

Video Aktor Tuna Rungu di Hollywood

Aktris tuna rungu seperti Marlee Matlin, telah membuktikan bahwa peluang untuk kaum tuna rungu tetap terbuka di Hollywood. Ini dibuktikan dengan prestasinya sebagai peraih Oscar, peserta “Dancing With The Star”, dan reality show lainnya seperti “Celebrity Apprentice”. Berikut liputan Tim VOA.
Video

Video Bisakah AS Mengimbangi 'Diplomasi Gas' Rusia di Eropa? - Liputan Berita VOA 17 April 2014

Penuntasan krisis Ukraina dipersulit oleh ketergantungan Ukraina dan negara-negara Uni Eropa kepada gas alam Rusia yang harganya bisa dinaikkan secara sepihak. Bisakah Amerika Serikat mengakhiri dominasi Rusia dengan mengekspor gas ke Eropa?Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Nova Poerwadi.
 Aktivitas di Facebook