Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:14

Berita / Dunia / Timur Tengah

Militer Israel Tembak Remaja

 Palestina di Tepi Barat

Palestina mengatakan militer Israel telah menembak mati seorang remaja Palestina berusia 17 tahun di dekat tembok pemisah Tepi Barat.

Seorang warga Tepi Barat mengibarkan bendera Palestina di pos pemeriksaan Beituniya (Foto: dok). Militer Israel dilaporkan menembak mati seorang remaja Palestina di dekat tembok pemisah Tepi Barat.
Seorang warga Tepi Barat mengibarkan bendera Palestina di pos pemeriksaan Beituniya (Foto: dok). Militer Israel dilaporkan menembak mati seorang remaja Palestina di dekat tembok pemisah Tepi Barat.
UKURAN HURUF - +
Seorang teman sekelas mengatakan sekelompok siswa pergi ke penghalang yang telah dibangun Israel di sepanjang dan di dalam Tepi Barat untuk melemparkan batu ke arah tentara.

Muataz Awad mengatakan tentara melepaskan tembakan, membunuh Samir Awad yang berasal dari desa Boudrous. 
Dokter di rumah sakit Ramallah mengatakan dia ditembak tiga kali.

Menurut kantor berita Associated Press, mereka berbicara secara anonim sesuai dengan peraturan, sementara pihak militer belum berkomentar.

Di tempat lain di Tepi Barat, sekitar 50 orang Palestina bersenjata menutup jalan utama ke kamp pengungsi Balata untuk memprotes upaya pasukan keamanan Palestina untuk melucuti senjata mereka.
 
Para pria bersenjata itu terkait dengan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Protes terbaru itu menarik perhatian pada ketidakpuasan yang semakin besar terhadap pemerintahannya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya