Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 18:40

Berita / Dunia / Afrika

Balas Intervensi di Mali, Militan Aljazair Culik 41 Warga Asing

Militan Islamis di Aljazair mengatakan mereka telah menyandera 41 warga asing – termasuk tujuh warga Amerika – dalam serangan di salah satu sebuah ladang gas alam.

Militan Islamis Aljazair menyerang di ladang gas alam “BP” di Ain Amenas dan menyandera 41 warga asing (16/1).
Militan Islamis Aljazair menyerang di ladang gas alam “BP” di Ain Amenas dan menyandera 41 warga asing (16/1).
UKURAN HURUF - +
Militan Islamis terkait Al-Qaida di Aljazair menyandera sedikitnya 41 warga asing yang bekerja di sebuah kompleks gas alam, tindakan yang disebut para militan sebagai pembalasan atas aksi militer Perancis di Mali.

Seorang juru bicara Al-Qaida di kawasan Magribi Islam AQIM memberitahu VOA, tujuh warga Amerika termasuk diantara yang disandera. Lainnya adalah warga Inggris, Perancis, Jepang dan Norwegia.

Juru bicara AQIM Oumar Ould Hamaha hari Rabu mengatakan jika Amerika ingin membantu Perancis di Mali, Amerika harus “menghadapi beberapa konsekuensi”. Hamaha menambahkan Perancis menyatakan “perang” dan warga Barat akan terkena dampaknya jika intervensi berlanjut.

Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta menyebut penculikan itu sebagai tindakan terorisme. Ia mengatakan Amerika akan mengambil langkah-langkah yang perlu dan sesuai untuk menangani situasi tersebut.

Menteri Dalam Negeri Aljazair Dahou Ould Kablia mengatakan negara tidak akan berunding dengan teroris.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton telah mengontak Perdana Menteri Aljazair Abdelmalek Sellal.

Pihak militan menculik ke-41 warga asing dalam sebuah serangan hari Rabu atas ladang gas alam yang sebagian dioperasikan oleh perusahaan energi Inggris “BP”.

Para penyerang dilaporkan telah membunuh dua orang – termasuk seorang warga Inggris, dan melukai sedikitnya enam orang lainnya.

Pasukan Perancis memasuki Mali pekan lalu untuk membantu mengusir militan Islamis yang bergerak menuju ibukota Bamako. Sedikitnya tiga kelompok terkait Al-Qaeda merupakan bagian dari mereka yang menguasai Mali Utara tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague hari Kamis menolak pembenaran penyanderaan oleh militan.

Aljazair telah sejak lama menentang intervensi militer terhadap para pemberontak di Mali Utara, karena khawatir akan berdampak ke perbatasannya sendiri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno 23 Mei 2013

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya