Tautan-tautan Akses

Mesir Bersiap Hadapi Protes Masal Kelompok Islamis


Pasangan Mesir berjalan di pembatas beton yang mengelilingi Departemen Luar Negeri di Kairo, Mesir, Kamis, 27 November 2014.
Pasangan Mesir berjalan di pembatas beton yang mengelilingi Departemen Luar Negeri di Kairo, Mesir, Kamis, 27 November 2014.

Mesir bersiaga menghadapi kemungkinan kerusuhan selama berlangsungnya protes-protes kelompok Islamis yang ingin menggulingkan pemerintah dukungan militer.

Golongan ultra-konservatif, Fron Salafi, menyerukan agar seluruh bangsa berdemonstrasi, hari Jumat (29/11), sebagai bagian dari apa yang mereka sebut "Kebangkitan Pemuda Muslim."

Golongan yang mendesakkan diberlakukannya syariah Islam, menganjurkan para pendukungnya mengacungkan kitab suci Al-Quran pada pawai besar itu.

Pihak berwenang telah meningkatkan keamanan di lokasi-lokasi penting dan mengeluarkan peringatan akan merespon tegas apabila protes berubah menjadi kerusuhan.

Ini adalah upaya koordinasi paling terorganisir dalam beberapa bulan untuk menunjukkan tentangan terhadap pemerintahan Presiden Abdel Fattah el-Sisi.

Sisi, mantan panglima militer, memimpin penggulingan Presiden Islamis Mohamed Morsi tahun lalu, presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis. Ia adalah anggota Ikhwanul Muslimin, yang juga mendukung seruan protes hari Jumat itu.

Sejak jatuhnya Morsi, pemerintah telah memenjarakan ribuan anggota Ikhwanul Muslimin dan pendukungnya. Ratusan orang juga tewas dalam protes-protes yang acapkali pecah, meskipun kini unjukrasa itu telah mereda.

XS
SM
MD
LG