Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 00:55

Berita / Dunia / Timur Tengah

Mesir akan Mulai Kembali Perundingan Utang dengan IMF

Krisis ekonomi Mesir semakin parah dengan nilai tukar mata uang Mesir terhadap dolar yang turun hingga titik terendah dalam delapan tahun.

Perdana Menteri Mesir Hesham Kandil di Kairo, Mesir (30/12).
Perdana Menteri Mesir Hesham Kandil di Kairo, Mesir (30/12).
UKURAN HURUF - +
Mesir mengatakan bulan Januari akan memulai lagi perundingan mengenai utang darurat dari Dana Moneter Internasional, IMF, sementara krisis ekonomi negara itu makin parah dengan nilai tukar mata uang Mesir turun terhadap dolar hingga titik terendah dalam delapan tahun.

PM Hesham Kandil hari Minggu mengatakan utang yang diminta sebesar $4,8 miliar itu relatif kecil dibanding kebutuhan Mesir. Namun, kata Kandil dalam jumpa pers, bantuan IMF penting untuk memulihkan kepercayaan investor pada ekonomi Mesir.

Pemerintah Mesir menghentikan perundingan dengan IMF sebelumnya bulan ini sementara negara itu berusaha menangani protes di jalanan menentang dan mendukung konstitusi yang disusun kaum Islamis, sekutu presiden Mohammed Morsi.

Kelompok-kelompok liberal yang menentang konstitusi mengecam referendum konstitusi yang disebutnya tidak sah, mengingat sedikitnya pemilih yang memberikan suara dan adanya tuduhan mengenai kecurangan. Keresahan politik membuat banyak orang menukarkan uang pound Mesir mereka dengan dolar Amerika dalam upaya melindungi nilai aset mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya