Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:06

Berita / AS

Menlu Clinton Anugerahkan Penghargaan untuk Dubes AS yang Terbunuh di Libya

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton memberikan penghargaan "Common Ground" untuk almarhum Dubes AS untuk Libya, Christopher Stevens, Kamis (8/11).

Menlu AS Hillary Clinton (kanan) menyerahkan Penghargaan "Common Ground" untuk menghormati almarhum Christopher Stevens yang terbunuh di Libya kepada saudara perempuannya, Anne Stevens di Washington DC (8/11).
Menlu AS Hillary Clinton (kanan) menyerahkan Penghargaan "Common Ground" untuk menghormati almarhum Christopher Stevens yang terbunuh di Libya kepada saudara perempuannya, Anne Stevens di Washington DC (8/11).
UKURAN HURUF - +
Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton memberikan sambutan dan memberikan pujian bagi almarhum Dubes Christopher Stevens dalam upacara penganugerahan penghargaan “Common Ground” untuk Dubes Stevens dan sejumlah orang lainnya. Common Ground adalah penghargaan yang diberikan pada seseorang atas dedikasinya terhadap penyelesaian konflik, perundingan dan pemeliharaan perdamaian.

Menlu Clinton menyatakan penghargaan bagi Duta Besar Amerika yang terbunuh di Libya, Christopher Stevens, dan menyebutnya sebagai pahlawan yang gugur dan memuji gaya diplomasinya yang selalu menyesuaikan dengan keadaan.

Dalam pidatonya di Washington, hari Kamis (8/11) Clinton juga mengatakan Departemen Luar Negeri Amerika dan Departemen Pertahanan sedang menyelidiki jabatan-jabatan  luar negeri yang menghadapi ancaman tinggi, seperti jabatan Stevens di Libya, untuk mengetahui apakah perbaikan keamanan dibutuhkan.

Stevens dan tiga warga Amerika lainnya tewas tanggal 11 September tahun 2012, akibat serangan bersenjata terhadap konsulat Amerika di Benghazi, Libya. Menurut Clinton, Stevens tidak akan pernah menyalahkan rakyat Libya atas serangan ekstremis itu.

Clinton mengatakan Amerika tidak dapat mencegah setiap tindakan terorisme, tetapi negara mempunyai tanggung jawab untuk selalu mengurangi risiko yang dihadapi para diplomatnya.  Dia mengatakan warga Amerika yang bertugas di luar negeri tengah menjalankan tradisi terbaik negara yang murah hati dan berani.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya