Kamis, 26 Mei 2016 Waktu: 17:39

    Berita / AS

    Menlu Clinton Akan Beri Kesaksian Terkait Keamanan Diplomatik AS di Benghazi

    Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR terkait serangan 11 September tahun 2012 di konsulat AS di Benghazi, Libya.

    Menlu AS Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR AS terkait serangan di konsulat AS di Benghazi, Libya (Foto: dok).
    Menlu AS Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR AS terkait serangan di konsulat AS di Benghazi, Libya (Foto: dok).
    Menteri Luar Negeri Amerika  Hillary Clinton diperkirakan akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR mengenai kegagalan keamanan yang sehubungan dengan serangan 11 September tahun 2012 terhadap kompleks diplomatik Amerika di Benghazi, Libya, yang menewaskan dutabesar Amerika dan tiga warga Amerika lainnya.

    Clinton diperkirakan akan berbicara tentang bagaimana departemennya melaksanakan rekomendasi dari Dewan Peninjau yang menyelidiki serangan itu. Peninjauan kembali itu menyebut keamanan di kompleks Benghazi sangat lemah, dan mengatakan orang yang bekerja disana yakin bahwa keamanan di Benghazi tidak prioritas tinggi bagi para pejabat di Washington.

    Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland mengatakan kepada para wartawan hari Selasa bahwa Clinton selalu mengemban tanggung jawab atas apapun kesalahan yang terjadi. Dia mengatakan Clinton telah berjanji untuk menerima semua rekomendasi dewan peninjau dan menjalankan pelakasanaannya sebelum ia meletakkan jabatan.

    Ini kemungkinan besar merupakan kesaksian Clinton yang terakhir di Kongres sebelum ia mengundurkan diri dalam waktu dekat.

    Lihat Juga

    Lippo Akan Bangun Kawasan Industri dengan Perusahaan China

    Perusahaan-perusahaan China telah meningkatkan investasi mereka di Indonesia, terutama dalam sektor infrastruktur. Selengkapnya

    Rusia Tuduh Turki Beri ISIS Komponen Bom Rakitan

    Perusahaan Turki memasok tepung aluminium, amonium nitrat, hidrogen peroksida serta barang lain yang diproduksi oleh Turki dan perusahaan asing kepada ISIS. Selengkapnya

    Utusan PBB: Penduduk Palestina di Gaza Semakin Putus Asa

    Peningkatan terbesar kekerasan di Gaza sejak tahun 2014 terjadi bulan Mei, dan kekerasan itu mengancam gencatan senjata sekarang. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami