Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 11:04

Berita / AS

Menlu Clinton Akan Beri Kesaksian Terkait Keamanan Diplomatik AS di Benghazi

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR terkait serangan 11 September tahun 2012 di konsulat AS di Benghazi, Libya.

Menlu AS Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR AS terkait serangan di konsulat AS di Benghazi, Libya (Foto: dok).
Menlu AS Hillary Clinton akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR AS terkait serangan di konsulat AS di Benghazi, Libya (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Menteri Luar Negeri Amerika  Hillary Clinton diperkirakan akan memberi kesaksian di hadapan Senat dan DPR mengenai kegagalan keamanan yang sehubungan dengan serangan 11 September tahun 2012 terhadap kompleks diplomatik Amerika di Benghazi, Libya, yang menewaskan dutabesar Amerika dan tiga warga Amerika lainnya.

Clinton diperkirakan akan berbicara tentang bagaimana departemennya melaksanakan rekomendasi dari Dewan Peninjau yang menyelidiki serangan itu. Peninjauan kembali itu menyebut keamanan di kompleks Benghazi sangat lemah, dan mengatakan orang yang bekerja disana yakin bahwa keamanan di Benghazi tidak prioritas tinggi bagi para pejabat di Washington.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland mengatakan kepada para wartawan hari Selasa bahwa Clinton selalu mengemban tanggung jawab atas apapun kesalahan yang terjadi. Dia mengatakan Clinton telah berjanji untuk menerima semua rekomendasi dewan peninjau dan menjalankan pelakasanaannya sebelum ia meletakkan jabatan.

Ini kemungkinan besar merupakan kesaksian Clinton yang terakhir di Kongres sebelum ia mengundurkan diri dalam waktu dekat.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya