Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:51

Berita / AS

Menlu AS Luncurkan 4 Prakarsa Sebelum Letakkan Jabatan

Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Clinton akan meluncurkan empat prakarsa baru bernilai $ 87 juta antara sektor pemerintah dan swasta, Kamis (31/1).

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, akan meluncurkan empat prakarsa baru, Kamis (31/1) sebelum mengakhiri masa jabatannya pekan ini.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, akan meluncurkan empat prakarsa baru, Kamis (31/1) sebelum mengakhiri masa jabatannya pekan ini.
UKURAN HURUF - +
Sebelum meninggalkan jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton akan meluncurkan empat prakarsa baru bernilai $87 juta antara sektor pemerintah dan swasta hari in, Kamis (31/1).

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Rabu (30/1), Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan empat prakarsa baru Hillary Clinton akan mencakup usaha memajukan wira-usaha energi bersih perempuan dan kemitraan global untuk meningkatkan akses internet murah di perkampungan-perkampungan miskin. Selain itu, Hillary juga menyangkut janji baru bagi Dana Persamaan Global yang bertujuan untuk melindungi hak azasi kaum homoseks, biseks, dan  transgender (LGBT) di seluruh dunia, dan investasi baru dalam sektor kompor-masak bersih.

Pada masa jabatannya sebagai diplomat tertinggi Amerika, Clinton telah berusaha untuk meningkatkan pembangunan di seluruh dunia dengan pembinaan kemitraan antara Departemen Luar Negeri Amerika dan sektor swasta.

Pernyataan itu mengatakan bahwa sampai sekarang, Departemen Luar Negeri Amerika telah bekerjasama dengan lebih 1.100 mitra dan memobilisasi lebih dari  $ 650 juta sumber-daya pemerintah dan swasta untuk mendukung tujuan kebijakan luar negeri yang penting seperti hak azasi manusia, pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan perempuan dan melawan perubahan iklim.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya