Senin, 20 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 16:49

Berita / Dunia / Afrika

Menhan Perancis Serukan Rekonsiliasi di Mali

Menhan Perancis Jean-Yves Le Drian memperingatkan bahwa pihak-pihak yang berperang di Mali harus dirukunkan agar negara itu stabil.

Menhan Perancis Jean-Yves Le Drian (tengah) mengunjungi para tentara Perancis yang akan diberangkatkan ke Mali di Miramas, Perancis (25/1).
Menhan Perancis Jean-Yves Le Drian (tengah) mengunjungi para tentara Perancis yang akan diberangkatkan ke Mali di Miramas, Perancis (25/1).
UKURAN HURUF - +
Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan intervensi Perancis di Mali telah berhasil tetapi ia memperingatkan bahwa pihak-pihak yang berperang di Mali harus dirukunkan agar negara itu stabil.

Le Drian mengatakan hal itu hari Kamis sementara penjabat presiden Mali Dioncounda Traore mengesampingkan kemungkinan dialog dengan militan Islamis yang merebut kontrol atas Mali utara tahun lalu.

Berbicara kepada radio Perancis Le Drian mengatakan pasukan Perancis telah mencapai tujuan presiden Francois Hollande untuk menghentikan gerakan militan ke selatan.

Ditegaskan, Perancis sekarang bekerjasama dengan pasukan Mali dan Afrika untuk memulihkan otonomi dan integritas wilayah Mali, proses yang menurutnya berlangsung lebih cepat daripada dugaan semula.

Namun Le Drian menegaskan bahwa rakyat Mali harus melaksanakan proses kerukunan, dan bahwa situasi di Mali belum aman. Dalam wawancara terpisah presiden Mali Dioncounda Traore mengatakan, militan Islamis yang menguasai Mali utara hingga pekan lalu tidak layak ikut dalam dialog, dan pemerintah hanya akan berdialog dengan kelompok separatis Tuareg MNLA.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Bisnis Meubel Indonesia di AS (3) - Warung VOA

Masih dalam obrolan gayeng Warung VOA bersama Cak Supri dan Ning Nadia, yang menghadirkan pebisnis meubel Indonesia di AS, Betty Huwei Jones. Simak juga liputan menarik dari Los Angeles, California, terkait bisnis warga Indonesia di AS, yang menjual bahan makanan Indonesia di tokonya yang diberi nama "Indomart".
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya