Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:31

Berita / AS

Menhan AS Dukung Panglima AS di Afghanistan di Tengah Skandal Direktur CIA

Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta menyatakan keyakinannya untuk meneruskan penugasan bagi Jendral John Allen sebagai Panglima AS di Afghanistan (14/11).

Menteri Pertahanan Amerika, Leon Panetta menyatakan keyakinannya atas Jendral John Allen sebagai Panglima Tertinggi AS di Afghanistan (14/11).
Menteri Pertahanan Amerika, Leon Panetta menyatakan keyakinannya atas Jendral John Allen sebagai Panglima Tertinggi AS di Afghanistan (14/11).
UKURAN HURUF - +
Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta menyatakan keyakinannya atas Jenderal John Allen untuk tetap bertugas sebagai panglima pasukan Amerika di Afghanistan, meskipun terkait dalam skandal yang telah memaksa pengunduran diri dari pimpinan CIA, David Petraeus.

Panetta membuat pernyataan publik pertamanya mengenai kontroversi tersebut hari Rabu di Australia, dimana ia berpartisipasi dalam pembicaraan kerjasama strategis bilateral AS-Australia.

Jenderal Allen saat ini sedang dalam penyelidikan Pentagon setelah Biro Investigasi Federal (FBI)  mengungkap 20 ribu hingga 30 ribu lembar surat komunikasi elektronik yang melibatkan dirinya dan Jill Kelley. Penyelidikan itu memfokuskan pada apakah pesan-pesan itu tergolong tidak pantas.

Jill Kelly melaporkan keluhan ke FBI karena adanya email-email bernada ancaman dari perempuan teman selingkuh Jenderal Petraeus, penulis biografi Paula Broadwell, yang akhirnya mendorong mundurnya ketua CIA tersebut.

Panetta memperingatkan wartawan untuk tidak cepat mengambil kesimpulan mengenai masalah ini.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya