Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 20:42

Berita / Gaya Hidup / Seni & Hiburan

Mendengarkan Alunan Musik Musim Dingin

Lagu-lagu bertema musim dingin dan salju selalu digemari sepanjang masa.

Turunnya salju dalam musim dingin yang kerap terlihat indah mengilhami banyak musisi Amerika untuk menggubah lagu-lagu bertema musim dingin yang digemari sepanjang masa (foto: dok).
Turunnya salju dalam musim dingin yang kerap terlihat indah mengilhami banyak musisi Amerika untuk menggubah lagu-lagu bertema musim dingin yang digemari sepanjang masa (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Sekarang ini sedang musim dingin di banyak bagian dunia. Bagi sebagian wilayah, itu berarti banyak salju turun. Kalau kita tidak mengendarai mobil di salju atau tidak perlu membersihkan salju, maka salju akan sangat indah. Ketika salju menutupi alam di sekitar kita, dunia serasa seperti di “negeri dongeng pada musim dingin” atau “Winter Wonderland”. Itulah judul lagu popular tentang musim dingin.

Richard Smith dan Felix Bernard menulis lagu itu pada tahun 1934. Terdapat banyak versi lagu gembira itu, salah satunya  dialunkan James Taylor. Namun, musim dingin tidak selalu merupakan waktu yang indah dan riang.

Hawa di luar sangat dingin, terlebih kalau angin bertiup, menjadi lebih dingin. Kita selalu perlu menghangatkan tubuh. Pada musim dingin, hari lebih singkat karena lebih cepat gelap. Matahari jarang bersinar terang. Dedaunan di pohon-pohon kecoklatan atau telah jatuh berguguran. Kebanyakan pohon tidak berbunga. Tidak mengherankan kalau sebagian orang merasa sedih pada musim dingin. Sebagian orang memimpikan berada di tempat yang lebih hangat dan indah, seperti di California.

Grup The Mamas and the Papas merekam lagu tenar ini, "California Dreamin'," pada tahun 1965.

Dalam dekade 1960-an, banyak grup musik rock terkenal meluncurkan lagu tentang musim salju. Sebuah lagu puitis dinyanyikan oleh Simon and Garfunkel berjudul "A Hazy Shade of Winter", mengisahkan kehidupan, harapan dan kemungkinan.

Pada tahun 1968, grup Blood, Sweat and Tears merekam lagu lembut nan sendu tentang musim dingin, yang melukiskan hilangnya cinta dan kenangan yang terlupakan, dalam  "Sometimes in Winter."

Pada awal dekade 1990-an, Tori Amos menulis dan merekam lagu indah berjudul, "Winter." Dalam lagu itu, ia melukiskan masa kecilnya.

Gordon Lightfoot juga menulis dan merekam lagu sendu dan menawan tentang musim dingin  pada tahun 1975. Sarah McLachlan merekam  "Song for a Winter's Night" untuk albumnya tahun 2006. Dia berkisah tentang membaca sepucuk surat cinta dan berharap penulisnya bersama dirinya.

Akhirnya, sebuah lagu bernada gembira ditulis dan direkam oleh Fountains of Wayne pada tahun 2003. Lagu itu berkisah tentang badai salju di sebuah kota New England. Tidak ada yang luar biasa dalam lagu itu. Tetapi, daripada merasakan kesedihan atau ketegangan karena menghadapi salju, mereka menulis sebuah lagu tentang musim dingin.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya