Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 10:17

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Media Tiongkok Kecam Laporan Serangan Cyber

Media pemerintah Tiongkok mempertanyakan kredibilitas laporan sebuah kelompok keamanan internet Amerika yang menuduh militer Tiongkok melangsungkan serangan cyber global yang canggih.

Bagian dari bangunan 'Unit 61398', milik militer Tiongkok di Shanghai (19/2). Unit ini dituduh sebagai pusat serangan cyber selama bertahun-tahun dan menarget perusahaan-perusahaan Amerika, dalam laporan kontraktor keamanan internet AS, Mandiant. (REUTERS/Carlos Barria)
Bagian dari bangunan 'Unit 61398', milik militer Tiongkok di Shanghai (19/2). Unit ini dituduh sebagai pusat serangan cyber selama bertahun-tahun dan menarget perusahaan-perusahaan Amerika, dalam laporan kontraktor keamanan internet AS, Mandiant. (REUTERS/Carlos Barria)
UKURAN HURUF - +
Laporan kontraktor keamanan swasta Mandiant, Selasa, tidak biasanya langsung mengarah ke pemerintah Tiongkok. Laporan itu mengatakan, mereka dapat melacak  serangan bertahun-tahun terhadap perusahaan-perusahaan Amerika  berasal dari divisi khusus Tentara Pembebasan Rakyat, yang dikenal dengan unit 61398.

Untuk mendukung klaim mereka, Mandiant mengatakan mereka melacak alamat-alamat IP, atau kode identifikasi komputer, dari banyak peretas dan ternyata mengarah ke sebuah kawasan khusus di Shanghai, basis Unit 61398.

Bantahan Tiongkok yang segera dan sengit atas laporan yang berpotensi memalukan negara itu umumnya terfokus pada alamat-alamat IP yang menurut mereka tidak bisa dipercaya untuk mencari lokasi tepat para peretas.

Hari Kamis (21/2), editorial kantor berita pemerintah Xinhua menggambarkan laporan itu sebagai laporan amatir dan penuh kekurangan. Editorial itu menyebutkan sangat tidak mungkin memastikan asal lokasi serangan karena para peretas sering mengalihkan alamat-alamat itu melalui komputer-komputer asing.

Gedung Putih tidak secara langsung mengomentari laporan itu, tapi mengatakan, mereka akan mengangkat masalah serangan peretas ini secara reguler dengan para pemimpin Tiongkok. 

Hari Rabu, Amerika memperkenalkan langkah-langkah baru yang ditujukan untuk menghadapi ancaman para peretas global dan mata-mata dunia maya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya