Sabtu, 22 Nopember 2014 Waktu UTC: 10:20

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Media Tiongkok Kecam Laporan Serangan Cyber

Media pemerintah Tiongkok mempertanyakan kredibilitas laporan sebuah kelompok keamanan internet Amerika yang menuduh militer Tiongkok melangsungkan serangan cyber global yang canggih.

Bagian dari bangunan 'Unit 61398', milik militer Tiongkok di Shanghai (19/2). Unit ini dituduh sebagai pusat serangan cyber selama bertahun-tahun dan menarget perusahaan-perusahaan Amerika, dalam laporan kontraktor keamanan internet AS, Mandiant. (REUTERS/Carlos Barria)
Bagian dari bangunan 'Unit 61398', milik militer Tiongkok di Shanghai (19/2). Unit ini dituduh sebagai pusat serangan cyber selama bertahun-tahun dan menarget perusahaan-perusahaan Amerika, dalam laporan kontraktor keamanan internet AS, Mandiant. (REUTERS/Carlos Barria)
Laporan kontraktor keamanan swasta Mandiant, Selasa, tidak biasanya langsung mengarah ke pemerintah Tiongkok. Laporan itu mengatakan, mereka dapat melacak  serangan bertahun-tahun terhadap perusahaan-perusahaan Amerika  berasal dari divisi khusus Tentara Pembebasan Rakyat, yang dikenal dengan unit 61398.

Untuk mendukung klaim mereka, Mandiant mengatakan mereka melacak alamat-alamat IP, atau kode identifikasi komputer, dari banyak peretas dan ternyata mengarah ke sebuah kawasan khusus di Shanghai, basis Unit 61398.

Bantahan Tiongkok yang segera dan sengit atas laporan yang berpotensi memalukan negara itu umumnya terfokus pada alamat-alamat IP yang menurut mereka tidak bisa dipercaya untuk mencari lokasi tepat para peretas.

Hari Kamis (21/2), editorial kantor berita pemerintah Xinhua menggambarkan laporan itu sebagai laporan amatir dan penuh kekurangan. Editorial itu menyebutkan sangat tidak mungkin memastikan asal lokasi serangan karena para peretas sering mengalihkan alamat-alamat itu melalui komputer-komputer asing.

Gedung Putih tidak secara langsung mengomentari laporan itu, tapi mengatakan, mereka akan mengangkat masalah serangan peretas ini secara reguler dengan para pemimpin Tiongkok. 

Hari Rabu, Amerika memperkenalkan langkah-langkah baru yang ditujukan untuk menghadapi ancaman para peretas global dan mata-mata dunia maya.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: jenius dari: jakarta
13.03.2013 09:46
Dasar Amerika yang goblok, katanya negara super power, tapi jaringan onlinenya gampang dibobol orang, berarti negara AS
tidak pantas disebut Super Power, tapi Chinalah yang hebat
dan Super Power. China sendiri sering diretas baik dari dalam maupun luar terutama as, tapi tak bisa tembus, karna sistim
gemboknya berlapis-lapis, maka as perlu belajar sama china
agar tidak gampang dibobol. as jangan asal nuduh, karna belum tentu orangnya pemerintah yang melakukan itu, bisa saja orang sipil atau orang luar yang masuk ke china. Jadi as harus punya bukti yang lengkap, jangan asal vonis karna bisa
merusak hubungan kedua negara. ok.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook