Minggu, 19 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:54

Berita / Gaya Hidup / Pendidikan

Media Baru Batasi Kemampuan Akademis dan Sosial Anak

Dewasa ini hampir semua anak menggunakan berbagai media baru sebagai sarana hiburan, namun guru di Amerika berpendapat penggunaan media baru justru mengurangi kemampuan akademis dan sosial anak.

Banyak guru di AS menyakini bahwa pengunaan media hiburan baru, seperti  berbagai acara TV, musik, video games, SMS, jejaring sosial justru mengurangi kemampuan akademis murid (foto: dok).
Banyak guru di AS menyakini bahwa pengunaan media hiburan baru, seperti berbagai acara TV, musik, video games, SMS, jejaring sosial justru mengurangi kemampuan akademis murid (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Common Sense Media adalah kelompok nirlaba di Amerika yang melakukan kajian mengenai dampak penggunaan media dan teknologi oleh anak. Kelompok itu melakukan survei terhadap pendapat guru tentang pengaruh penggunaan media hiburan bagi murid. Media hiburan yang digunakan anak antara lain, berbagai acara TV, musik, video games, SMS, jejaring sosial, berbagai aplikasi dan teknologi baru.

Banyak guru menyakini bahwa pengunaan media hiburan baru itu mengurangi kemampuan akademis murid, walaupun dalam beberapa kasus tertentu, kemampuan sebagian murid memang biasa-biasa saja sejak awal.

Vicky Rideout yang menulis hasil laporan Common Sense Media tersebut mengatakan, empat dari 10 guru mengatakan, kemampuan murid mereka hanya rata-rata atau kurang dari rata-rata dalam pelajaran membaca, matematika, dan sains. Lebih banyak guru mengatakan, kemampuan murid mereka rata-rata atau kurang dari rata-rata pada pelajaran mengarang. Jadi, Common Sense Media ingin memastikan apakah yang dilakukan anak-anak adalah untuk meningkatkan kemampuan mereka, bukan untuk menurunkan.

Penelitian itu melibatkan 685 guru di seluruh Amerika  yang mengajar di tingkat TK hingga kelas 12, termasuk  pula guru yang belum dan sudah berpengalaman, yang mengajar di daerah yang berpenghasilan tinggi dan rendah.

Hasil penelitian itu menunjukkan, 71 persen guru menyakini bahwa penggunaan media hiburan mengurangi perhatian anak di kelas. Hampir 60 persen guru mengatakan, media hiburan itu mengurangi kemampuan anak dalam pelajaran mengarang.Tidak hanya itu, banyak guru yang menyakini bahwa media hiburan merusak perkembangan sosial anak. Hasil penelitian itu mendapati, masalah terbesar yang tampak dalam survei itu adalah dampak terhadap perbedaan gender. Banyak guru mengatakan, penggunaan media baru itu berpengaruh negatif terhadap pemikiran murid tentang hubungan interaksi antara anak lelaki dan perempuan. Perilaku mereka juga berubah terhadap orang tua dan guru. Selain itu, penggunaan media hiburan mendorong anak bersikap agresi dan anti-sosial.

Uniknya, guru-guru yang tidak terbiasa menggunakan produk teknologi baru cenderung melihat dampak negatif penggunaan media terhadap perkembangan sosial. Sedangkan guru yang memiliki pengetahuan luas tentang teknologi cenderung melihat penggunaan media hiburan bermanfaat dalam meningkatkan kreativitas murid.

Vicky Rideout mengatakan guru-guru di Amerika kini maklum bahwa cara murid meluangkan waktu dan cara mereka belajar sudah berubah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Backstreet Boys dan Dakota Fanning - VOA Pop News

Backstreet Boys mendapat anugerah Hall of Fame di Hollywood. Debbie Sumual-Patlis menghantarkan liputannya untuk Anda di VOA Pop News kali ini. Simak juga kabar tentang Dakota Fannig dalam masa transisinya dari artis cilik menjadi artis dewasa. Siapa artis yang akan dibahas di Hollywood Highlights kali ini? Klik video ini untuk temukan jawabannya.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya