Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:34

Berita / Dunia / Timur Tengah

Mantan Pimpinan Intelijen Israel Kritik PM Netanyahu Terkait Program Nuklir Iran

Mantan pimpinan badan intelijen Israel Shin Bet, Yuval Diskin, mengkritik kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait program nuklir Iran.

Mantan pimpinan intelijen Israel Yuval Diskin (Foto: dok).
Mantan pimpinan intelijen Israel Yuval Diskin (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Pimpinan badan intelijen Israel yang pensiun baru-baru ini mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertindak secara tidak bertanggung-jawab mengenai program nuklir Iran dan menuduhnya memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan nasional.

Yuval Diskin, pimpinan badan intelijen Israel Shin Bet dari tahun 2005 sampai tahun 2011, telah menyuarakan kritikan serupa sebelumnya.

Diskin mengatakan Netanyahu berusaha meyakinkan dirinya dan rekan-rekannya untuk menyetujui apa yang disebutnya keputusan ilegal untuk menyerang Iran. Ia menggambarkan menghadiri pertemuan yang aneh dengan Netanyahu, Menteri Pertahanan Ehud Barak dan menteri luar negeri waktu itu, Avigdor Lieberman, dimana mereka membicarakan ancaman nuklir Iran sambil menghisap cerutu dan meminum minuman keras.

Diskin berbicara dalam sebuah wawancara kepada seorang pembuat film yang membuat filem dokumenter mengenai para tokoh mata-mata Israel. Wawancara itu dimuat hari Jumat dalam harian "Yediot Ahronot".

Kantor Netanyahu dalam pernyataan melalui pesan teks menyebut pernyataan Diskin itu “tidak berdasar.”
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kilas VOA 22 Mei 2013

Kerusuhan bernuansa etnis di Stockholm, Swedia memasuki hari kedua. Petugas dan relawan AS mencari korban selamat angin tornado yang menewaskan puluhan orang di Oklahoma. Rahi Moharrak kembali ke Nepal setelah sukses menjadi pendaki perempuan Saudi pertama di Gunung Everest. Ilmuwan Brazil melestarikan monyet tamarin singa emas dengan mencegah kawin silang dengan monyet yang masih sekerabat.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya