Kamis, 20 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 06:51

Berita / Dunia / Timur Tengah

Liga Arab Sambut Koalisi Oposisi Baru Suriah

Liga Arab menyambut baik pembentukan organisasi oposisi baru Suriah, meskipun belum memberi pengakuan penuh organisasi itu sebagai wakil rakyat Suriah.

Sekjen Liga Arab, Jendral Nabil al-Arabi (kanan) dan utusan perdamaian PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi (kiri) di Kairo berdiskusi terkait situasi di Suriah (12/11). Liga Arab menyambut baik terbentuknya organisasi oposisi baru Suriah.
Sekjen Liga Arab, Jendral Nabil al-Arabi (kanan) dan utusan perdamaian PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi (kiri) di Kairo berdiskusi terkait situasi di Suriah (12/11). Liga Arab menyambut baik terbentuknya organisasi oposisi baru Suriah.
UKURAN HURUF - +
Liga Arab dalam pertemuan di Mesir, mendesak organisasi-organisasi kawasan dan internasional agar mengakui koalisi baru Suriah.

Sebelumnya hari Senin (12/11), Dewan Kerjasama Teluk Persia menjadi dewan pertama yang secara resmi mengakui keberadaan organisasi oposisi bersatu yang baru itu yang berupaya menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad tersebut. 

Para tokoh anti-Assad sebelumnya sudah berusaha keras mencapai persatuan karena desakan para diplomat Amerika dan para pejabat dari Qatar. Para anggota oposisi mengatakan mereka tidak akan melakukan dialog dengan pemerintahan Assad.

Juga hari Senin, militer Israel mengatakan satu dari tanknya melepaskan tembakan ke Suriah yang menghantam artileri di atas kendaraan di Suriah, sebagai balasan atas penembakan mortir Suriah ke Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel.

Serangan ini merupakan balasan Israel kedua kalinya dalam dua hari ini atas tembakan yang dikatakan salah sasaran dari pihak Suriah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Opera Sabun di TV AS - Laporan VOA 20 Juni 2013

Topik ini adalah tentang berubahnya pola menonton pemirsa televisi di Amerika akibat banyaknya pilihan hiburan lain dan ketatnya persaingan antar program. Drama televisi atau opera sabun semakin menyusut penggemarnya sehingga banyak yang gulung tikar atau hampir punah. Sementara banyak pemirsa lebih menyukai reality show dan ajang adu bakat, dan hal ini juga disukai pengelola televisi karena biaya produksinya lebih murah.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Presiden AS Barack Obama bersama Presiden Jerman Joachim Gauck saat upacara penyambutan kehormatan di Schloss Bellevue, Berlin, Jerman.
  • Seorang pendeta membaptis seorang anak di danau  Novopyatigorsk dekat kota Pyatigorsk, Rusia  selatan.
  • Para anggota pasukan kehormatan China mempersiapkan diri bagi upacara penyambutan terhadap Presiden Vietnam Truong Tan Sang di luar Balai Agung Rakyat di Beijing, China.
  • Seorang pria beristirahat di atas sebuah scooter bersama dengan ajingnya di Istanbul, Turki.
  • Larisa Katz berpose untuk media dengan topi yang terbuat dari cokelat pada hari kedua acara pacuan kuda Kerajaan di Ascot, Inggris.
  • Pasukan khusus anti-teror Irak dalam pakaian 'kamuflase' saat  latihan simulasi mengatasi pembajakan pesawat di bandara Baghdad.
  • Sebuah bola dunia raksasa yang dibuat dari tumpukan 35 ton sampah ditempatkan di pusat kota Jenewa, Swiss. Kota Jenewa tengah meluncurkan kampanye melawan sampah.
Lainnya