Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 14:37

Berita / AS

Lebih Banyak Konsumen AS Berbelanja di Internet

Konsumen Amerika kini membelanjakan lebih banyak uang untuk membeli secara daring atau yang disebut e-commerce.

Toko-toko konvensional di Amerika harus mencari cara untuk bersaing dengan toko daring. (Foto: Dok)
Toko-toko konvensional di Amerika harus mencari cara untuk bersaing dengan toko daring. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Penjualan daring (online) kini mencapai sepersepuluh dari penjualan ritel di Amerika, memaksa toko-toko mencari berbagai cara baru untuk mempertahankan pelanggannya.

Lynne Shaner menggunakan Internet untuk membeli segala sesuatu yang ia butuhkan untuk pernikahannya dan hadiah Natal untuk suami dan anak tirinya.

Selain makanan, 90 persen belanja dilakukannya lewat komputer di apartemennya di Washington.

"Saya menemukan bahwa, dengan berbelanja secara daring, menentukan pilihan, dan menerima pesanan tepat di depan pintu saya, saya tidak perlu mengemudi ke toko, tidak perlu berdesakan ditengah kebisingan dan saya biasanya mendapatkan pilihan yang lebih baik,” ujar Shaner.

Shaner tidak sendiri. Para pengamat mengatakan aktvitas belanja daring di Amerika telah mencapai rekor pada November dan Desember. Lima puluh tujuh persen orang Amerika melakukan setidaknya satu pembelian secara daring.

Pedagang konvensional yang memiliki toko khawatir bahwa pertumbuhan e-commerce akan memperkecil pangsa pasar mereka.

Profesor Ilmu Pemasaran pada Cornell University, Ed McLaughlin, mengatakan mereka memiliki alasan untuk khawatir.

"Apa saja yang bisa diperdagangkan online, akan tersedia di sana. Ini hanya masalah waktu,” ujar McLaughlin.

McLaughlin mengatakan, toko-toko konvensional dapat mempertahankan pelanggan mereka dengan cara menjual barang-barang seperti pakaian, yang mungkin ingin dilihat dan dicoba dulu sebelum dibeli oleh para pelanggan, serta barang-barang yang sulit untuk dikirim melalui pos.

Sementara e-commerce menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pedagang, hal itu menguntungkan perusahaan ekspedisi seperti FedEx dan UPS.

Manajer UPS Dana Kline mengatakan, dengan maraknya e-commerce berarti perusahaannya akan tambah sibuk dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

UPS begitu sibuk sehingga terpaksa merekrut 55.000 pekerja sementara selama musim liburan untuk mengantar paket-paket pesanan daring.

Para pakar mengatakan, sementara semakin banyak orang memiliki akses internet dan ponsel pintar, pertumbuhan perdagangan online akan semakin marak di Amerika dan di negara-negara lain.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya