Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:38

Berita / AS

Laporan AS Soroti Ancaman Peretasan terhadap Perekonomian

Para pejabat Amerika menyatakan laporan pemerintah baru merinci ancaman yang ditimbulkan para peretas (hacker) terhadap ekonomi AS yang diperkirakan merugikan puluhan miliar dolar per tahun.

Salah satu situs pemerintah AS yang diserang peretas yang menamakan diri mereka "Anonymous" pasca tewasnya Aaron Swartz, seorang aktivis Internet yang bunuh diri tanggal 26 Januari 2013 (Foto: dok).
Salah satu situs pemerintah AS yang diserang peretas yang menamakan diri mereka "Anonymous" pasca tewasnya Aaron Swartz, seorang aktivis Internet yang bunuh diri tanggal 26 Januari 2013 (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Tiongkok disebutkan sebagai negara pemain utama yang melancarkan serangan di dunia maya itu.

Para pejabat menguraikan Perkiraan Intelijen Nasional rahasia kepada media Amerika, termasuk harian Washington Post, yang Minggu malam menyatakan para peretas menarget sektor energi, keuangan, teknologi informasi, dirgantara dan otomotif.

Beberapa perkiraan menilai ekonomi Amerika merugi puluhan miliar dolar setiap tahun akibat serangan tersebut. Tetapi karena sebagian perusahaan enggan melaporkan sewaktu mereka diretas, kerugian sesungguhnya tidak diketahui.

Brad Glosserman, direktur eksekutif lembaga kajian berbasis di Hawaii, Pacific Forum, mengatakan kepada VOA bahwa sukar mengidentifikasi sumber-sumber spionase internet yang sesungguhnya, dan bahwa banyak sektor yang rawan serangan.

Gedung Putih sedang mempertimbangkan cara menghadapinya, dengan beberapa opsi termasuk kemungkinan tindakan di bidang perdagangan dan pembatasan visa.

Washington Post menyebutkan Presiden Barack Obama diperkirakan akan mengeluarkan instruksi presiden mengenai keamanan internet pekan ini, untuk membantu sektor swasta melindungi diri dari upaya-upaya peretasan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya