Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 08:05

Berita / AS

Lance Armstrong Hadapi Berbagai Gugatan Hukum

Mantan juara dunia balap sepeda Lance Armstrong masih menghadapi sejumlah gugatan hukum terkait skandal penggunaan obat kuat terlarang.

Lance Armstrong masih akan menghadapi berbagai gugatan hukum terkait penggunaan obat kuat terlarang dalam karirnya sebagai atlet balap sepeda Amerika (Foto: dok).
Lance Armstrong masih akan menghadapi berbagai gugatan hukum terkait penggunaan obat kuat terlarang dalam karirnya sebagai atlet balap sepeda Amerika (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Meskipun dilaporkan telah mengaku pernah menggunakan obat kuat terlarang dalam karirnya, mantan juara dunia balap sepeda Lance Armstrong masih menghadapi sejumlah isu hukum terkait skandal tersebut.

Atlet Amerika berusia 41 tahun itu menghadapi gugatan hukum yang menuduhnya menipu pemerintah Amerika dalam tahun-tahun timnya disponsori oleh Jawatan Pos Amerika Serikat (USPS). Gugatan hukum itu diajukan oleh bekas rekan satu tim Floyd Landis, yang kejuaraan Tour de France-nya tahun 2006 dicabut setelah dia didapati menggunakan obat kuat terlarang.

Sumber-sumber mengatakan Armstrong sedang mengadakan pembicaraan dengan USPS untuk mengembalikan sebagian uang sponsor tersebut.

Armstrong dapat dihukum penjara jika pemerintah mengajukan tuduhan sumpah palsu terhadap dirinya atas kesaksian yang diberikannya dibawah sumpah kepada juri pengadilan federal tahun 2005.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya