Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:58

Berita / Olahraga

Lance Armstrong Emosional dalam Wawancara TV Oprah

Pebalap sepeda Lance Armstrong, yang hampir menangis, mengatakan kepada Oprah Winfrey, ia meminta anak laki-lakinya, Luke agar tidak lagi membelanya.

Pebalap sepeda Lance Armstrong mendengarkan pertanyaan dari Oprah Winfrey dalam wawancara TV (14/1).
Pebalap sepeda Lance Armstrong mendengarkan pertanyaan dari Oprah Winfrey dalam wawancara TV (14/1).

Berita Terkait

UKURAN HURUF - +
Pebalap sepeda Amerika Lance Armstrong yang namanya tercemar gara-gara menggunakan doping, mengatakan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun mempercayainya, tidak pernah mempertanyakan berbagai tuduhan soal doping.

Dalam wawancara bagian kedua dengan pemandu acara televisi Oprah Winfrey, Armstrong mengatakan ia sadar ia seharusnya menyampaikan kebenaran kepada anaknya, Luke, yang membelanya dengan mengatakan kepada orang lain bahwa apa yang mereka katakan mengenai ayahnya adalah tidak benar.

Armstrong, yang hampir menangis, mengatakan kepada Winfrey, ia meminta anaknya agar tidak lagi membelanya. Ia meminta Luke agar bilang, “hei ayah saya bilang, ia menyesal”.

Atlet yang pensiun dan namanya tercemar itu mengatakan dalam wawancara bagian kedua yang diudarakan hari Jumat, pengakuannya mengenai doping menghancurkan perasaan ibunya.

Ia juga mengatakan, walau harus dihukum, ia merasa tidak seharusnya ia dilarang seumur hidup ikut balap sepeda seperti diberlakukan Badan Anti-Doping Amerika.

Armstrong mengaku menggunakan obat peningkat performa ketika menang tujuh kali dalam kejuaraan Tour de France dari tahun 1999 hingga tahun 2005.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya