Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 14:45

Berita / Olahraga

Kvitova Tersingkir di Australia Terbuka

Mantan juara Wimbledon Petra Kvitova tersingkir dalam pertandingan babak kedua Australia Terbuka setelah dikalahkan petenis remaja Inggris, Laura Robson.

Petenis Inggris Laura Robson, kanan, disalami mantan juara Wimbledon Petra Kvitova setelah menang dalam pertandingan babak kedua Australia terbuka (Jumat 18/1).
Petenis Inggris Laura Robson, kanan, disalami mantan juara Wimbledon Petra Kvitova setelah menang dalam pertandingan babak kedua Australia terbuka (Jumat 18/1).
UKURAN HURUF - +
Petenis putri mantan juara Wimbledon Petra Kvitova dikalahkan petenis usia 18 tahun Laura Robson 6-2, 3-6, 11-9 dalam pertandingan babak kedua Australia Terbuka.
 
Unggulan ke-8 Kvitova memimpin 3-0 dalam set ketiga sebelum Robson mematahkan servisnya tiga kali untuk memimpin 6-5. Kvitova membalas dengan mematahkan servis dan pada game-game berikutnya kedua petenis mempertahankan servis masing-masing hingga pada game ke-19 Robson mematahkan servis Kvitova.
 
Robson melakukan servis untuk menutup pertandingan dalam kesempatan kedua, kali ini ia tidak membuat kesalahan dan merebut game terakhir untuk maju ke babak ketiga.
 
Kvitova, sebelumnya menduduki peringkat ke-2 dunia, merebut gelar Wimbledon tahun 2011 dan mencapai babak semifinal tahun lalu dalam turnamen Australia Terbuka dan Perancis Terbuka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya