Minggu, 26 Oktober 2014 Waktu UTC: 03:38

Berita / Dunia / Eropa

KTT Brussels Peruncing Pertikaian Eropa-Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengadakan pembicaraan dengan pejabat Uni Eropa pada sebuah KTT di Brussels, mendiskusikan isu-isu yang dipertikaikan seperti energi, perdagangan, HAM dan kebijakan terhadap Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy (tengah) dan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dalam konferensi pers pasca KTT di Brussels, Jum'at (21/12).
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy (tengah) dan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dalam konferensi pers pasca KTT di Brussels, Jum'at (21/12).
Seusai KTT di Brussels, Putin dan pemimpin Uni Eropa menyelenggarakan konferensi pers dimana Putin menyebut Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dan Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy menjalankan kebijakan energi yang salah, dimana kedua fihak tidak sefaham dalam hal penetapan harga.

Rusia memasok sejumlah besar kebutuhan energi Eropa, tetapi kedudukannya diperlemah saat Uni Eropa berusaha melakukan diversifikasi rute suplai mereka. Kedua fihak juga bertikai seputar kompromi yang menurut fihak Uni Eropa harus dilakukan Rusia dalam konstruksi sebuah saluran pipa minyak.

Ketegangan juga meninggi sehubungan UU baru yang secara cepat diloloskan parlemen Rusia sejak pemilihan kembali Putin sebagai presiden. UU itu dinilai oleh fihak Barat sebagai membatasi kebebasan dan membrangus pembangkangan.

Diluar kantor Dewan Eropa Jumat, beberapa perempuan anggota organisasi HAM, FEMEN, ditangkap karena berparade topless saat memprotes catatan HAM Putin.
Suriah juga masuk agenda KTT, dimana Rusia menunjukkan sikap lebih fleksibel sehubungan sekutu lamanya itu.  Putin mengatakan Rusia menginginkan sebuah pemerintah demokratis yang stabil ketimbang kekacauan di negara yang dilanda perang saudara itu.

Rusia bertikai dengan kekuatan-kekuatan Barat seputar konflik Suriah dan telah menggunakan hak vetonya di DK PBB untuk mencegah tekanan agar Presiden Assad undur diri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook