Jumat, 25 Juli 2014 Waktu UTC: 13:46

Berita / Dunia / Asia Pasifik

KTT ASEAN di Phnom Penh Dibuka

KTT tahunan ASEAN dibuka di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (18/11) dan pemimpin 10 negara ASEAN diperkirakan akan memperlihatkan kesamaan sikap dalam menghadapi klaim Tiongkok atas wilayah di Laut Cina Selatan.

Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, memberikan sambutan pada upacara pembukaan Pertemuan Tahunan ASEAN ke-21 di Phnom Penh, Kamboja (18/11).
Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, memberikan sambutan pada upacara pembukaan Pertemuan Tahunan ASEAN ke-21 di Phnom Penh, Kamboja (18/11).
Para pemimpin Asia Tenggara memulai pembicaraan yang terfokus pada sengketa wilayah, deklarasi HAM, kerjasama ekonomi dan pertikaian etnis yang menelan korban jiwa di Burma.

KTT tahunan ASEAN dibuka Minggu di Phnom Penh, Kamboja, dan pemimpin 10 negera ASEAN diduga akan memperlihatkan kesamaan sikap dalam menghadapi klaim Tiongkok atas wilayah di Laut Cina Selatan.

Beijing mengklaim hampir seluruh kawasan yang kaya sumber daya alam itu, dan menentang klaim dari Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei dan Taiwan.

Pemimpin-pemimpin ASEAN itu hari Minggu  menyepakati sebuah deklarasi tidak mengikat yang menjamin perlindungan HAM untuk penduduk di kawasan itu. Namun kelompok-kelompok HAM mengatakan, deklarasi ini banyak kelemahannya dan memungkinkan pemerintah yang otoriter seperti Vietnam dan Laos tidak patuh pada persetujuan.

Juga dalam agenda KTT ASEAN ini akan dibahas kekerasan berdarah antara warga Budha Rakhine dan Muslim Rohingya di Burma yang mengakibatkan lebih dari 22 ribu penduduk kehilangan tempat tinggal sejak Juni.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook