Minggu, 19 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:05

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Krim Antibiotik untuk Obati Leishmaniasis sedang Dikembangkan

Lesi kulit leishmaniasis yang tidak menyakitkan tetapi menimbulkan luka tak beraturan, akibat gigitan lalat pasir, akan segera bisa diobati dengan krim antibiotik.

Tidak lama lagi, penderita cutaneous leishmaniasis (CL) bisa diobati dengan krim antibiotik yang dioleskan langsung ke luka yang terbuka (foto: Dok).
Tidak lama lagi, penderita cutaneous leishmaniasis (CL) bisa diobati dengan krim antibiotik yang dioleskan langsung ke luka yang terbuka (foto: Dok).
UKURAN HURUF - +
Jessica Berman
Sekarang ini, pengobatan cutaneous leishmaniasis, disingkat CL, mengharuskan penderita minum obat selama 20 hari. Obat berisi logam berat beracun itu harus disuntikkan langsung ke pembuluh darah di rumahsakit dan klinik.

Petugas kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang melaporkan sejumlah orang yang terkena CL lebih memilih mencoba membakar lesi-lesi mereka yang tak beraturan dengan asam baterai atau menggunakan parang panas membara, daripada mencari pengobatan medis, yang menyakitkan, mahal dan lama.

Tetapi, tidak lama lagi, penderita CL bisa diobati dengan krim antibiotik yang dioleskan langsung ke luka yang terbuka.

Mayor Mara Kreishman-Deitrick dari US Army Medical Research Institute of Infectious Diseases adalah penulis utama penelitian mengenai dua krim antibiotik - satu krim mengandung paromomycin dan gentimicin; sementara krim lain hanya berisi paromomycin.

Dalam percobaan klinis terhadap 375 orang yang menderita CL di Tunisia, Kreishman-Deitrick mengatakan, kedua krim, yang dioleskan sekali sehari selama 20 hari, mengurangi ukuran luka secara signifikan dan membantu pertumbuhan kembali kulit setelah 100 hari.

"Hasil penelitian menunjukkan, kami sangat gembira mengenai hal ini, kedua krim yang kami uji coba menyembuhkan lebih dari 80 persen lesi pada pasien yang dirawat, dengan kadar keamanan yang tinggi. Efek samping yang ada, ringan dan sedang, umumnya hanya reaksi kecil kulit di sekitar tempat olesan," paparnya.

Penelitian lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan apakah krim itu benar-benar membunuh parasit CL. Itu sebabnya peneliti menunggu enam bulan untuk melihat apakah ada komplikasi pada lesi yang diobati.

Percobaan di Tunisia itu melibatkan penularan L. utama, spesies parasit yang dibawa lalat pasir di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun, Kreishman-Deitrick optimistis krim antibiotik kombinasi itu akan mengobati CL di negara-negara lain.

Sekitar 1,5 juta kasus CL didiagnosis setiap tahun, termasuk di kalangan personil militer Amerika yang bertugas di luar negeri. Belakangan ini, personil militer yang terkena CL harus pulang untuk perawatan. Kreishman-Dietrick mengatakan, krim itu akan memungkinkan mereka dirawat di tempat.

Karena CL dianggap penyakit tropis yang diabaikan, Kreishman-Dietrick mengatakan, anggota DPR Amerika mempertimbangkan krim yang sangat manjur itu akan segera disetujui.

Artikel mengenai pengobatan topikal atau salep untuk CL oleh peneliti di 'US Army Medical Research Institute', Departemen Kesehatan Tunisia, dan peneliti pada Instituts Pasteur di Tunis dan di Paris itu diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Backstreet Boys dan Dakota Fanning - VOA Pop News

Backstreet Boys mendapat anugerah Hall of Fame di Hollywood. Debbie Sumual-Patlis menghantarkan liputannya untuk Anda di VOA Pop News kali ini. Simak juga kabar tentang Dakota Fannig dalam masa transisinya dari artis cilik menjadi artis dewasa. Siapa artis yang akan dibahas di Hollywood Highlights kali ini? Klik video ini untuk temukan jawabannya.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya