Minggu, 20 April 2014 Waktu UTC: 08:16

Berita / Indonesia

KPK Tetapkan Presiden PKS Sebagai Tersangka Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hassan Ishaq sebagai tersangka kasus suap dalam impor daging.

Pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam suatu acara kampanye. (Foto: Dok)
Pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam suatu acara kampanye. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Luthfi Hassan Ishaq, anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pengurusan daging sapi impor.

Juru Bicara KPK Johan Budi Rabu malam (30/1), menjelaskan komisi tersebut menangkap tangan tiga orang yang diduga terlibat kasus tersebut, yaitu JE, AAE dan AF.

Menurut Johan, bukti-bukti menunjukkan bahwa ada keterlibatan Luthfi, yang disebut dengan inisialnya, dalam kasus tersebut.

“Dari proses tangkap tangan oleh KPK pada Selasa (29/1), penyidik KPK menyimpulkan telah menemukan dua alat bukti yang cukup bahwa LHI terlibat dalam dugaan tindak pidana penyuapan,” ujarnya pada wartawan di gedung KPK.

AAE merujuk pada Arya Abdi Effendi dan JE adalah Juard Effendi, keduanya merupakan Direktur PT Indoguna Utama (IU), sementara AF adalah Ahmad Fathanah, sekretaris pribadi Luthfi.

Beberapa jam setelah penetapan sebagai tersangka pada rabu malam (30/1), Luthfi langsung dijemput penyidik KPK di kantor pusat PKS guna menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Sebelum menuju gedung KPK, dengan didampingi para pengurus pusat PKS, Luthfi membantah telah menerima uang suap impor daging sapi yang membuatnya ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga mengatakan tidak ada satu pun kadernya yang menerima uang suap itu.

“Sebagai warga negara Indonesia, sudah barang tentu saya taat pada hukum yang berlaku dan akan menghormati segala proses hukum yang ada. Tetapi sudah barang tentu indikasi atau informasi tentang penyuapan itu, andai itu benar, sudah barang tentu saya tidak akan menerimanya. Tidak saya, tidak pula partai saya, dan tidak pula kader-kader dan pengurus partai, tidak menerima penyuapan seperti itu,” ujar Luthfi, yang juga anggota Komisi I DPR bidang hubungan luar negeri, pertahanan, intelijen, dan informasi komunikasi.

Luthfi mengimbau anggota dan kader PKS untuk menahan diri dalam menyikapi penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK.

Hingga Kamis (31/1) dini hari, Luthfi masih menjalani pemeriksaan KPK, sementara Arya dan Juard serta Ahmad telah ditahan penyidik KPK.

Penyidik KPK pada Kamis dini hari juga melakukan penggeledahan sejumlah lokasi, antara lain di kantor Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, kemudian di kantor PT Indoguna Utama dan rumah para tersangka.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: rayhan ari subari dari: depok
07.02.2013 20:03
top KPK , SAYA DUKUNG 1000%,,,,,keberanian nya , jangan sungkan sungkan siapapun tindak tegas .....!!!! bapak2 mana sumpahmu , dan sebut tuhan mu ...


oleh: wiwik tjatur dari: semarang
06.02.2013 14:53
Luthfi Hassan Ishaq, wrga indonesia asli , anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung dibebaskan dan terima kasih.-


oleh: dancuk dari: jakarta
05.02.2013 03:18
bukan PKS klo tdk di potong tangan bagi koruptor..


oleh: Rakean Agung dari: Tangerang
01.02.2013 07:20
Empuknya,daging Sapi impor.Terlepas dari adanya konspirasi atau tidak,atas dijadikannya LHI,politisi dan juga Presiden..PKS.Tentu, KPK punya alasan kuat untuk menjeratnya,paling tidak sudah punya dua alat bukti saja.Walau,dari pihak PKS lewat Hidayat Nurwahid, menduga kuat adanya konspirasi itu,jelang 2014,serta diskriminatif terhadap LHI yang orang PKS,bahkan Presiden PKS,sendiri.Tapi,faktanya bahwa KPK langsung menetapkan sebagai tersangka pula,walau dibandingkan dg AAM,sang Menpora aktif waktu itu tidak langsung ditahan.Terkuaknya,Impor daging sapi ini,menunjukan bahwa bangsa ini masih belum mandiri dan berdaulat sebatas pemenuhan untuk daging sapi,saja dan masih harus impor dalam jumlah banyak juga.Ada banyak pihak yang diuntungkan dengan impor dan pembagian quatonya tentu,pengusaha2 importir daging serta,termasuk LHI ini,tapi yang jelas tidak mungkin dia lakukan sendirian,pastikan berjamaah pula,bukan tidak mungkin.Sementara harga daging sapi dimasyarakat tetap mahal, diluar kebutuhan konsumsi sehari2 seperti untuk pemenuhan kebutuhan hotel2.adi,setelah AAM,menteri aktif,kemudian LHI,sang Presiden PKS..lantas,siapa lagi akan menyusul dicokok KPK,Ketum Parpol,Politisi lainya,birokrat atau siapapun siap2 saja dicokok KPK.Kita,tunggu gebrakannya diawal tahun 2013,ini.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook