Senin, 20 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:02

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Korea Utara Sukses Luncurkan Roket

Di tengah kritik dan ancaman sanksi, Korea Utara menyatakan telah berhasil meluncurkan roket yang membawa satelit.

Gambar satelit sebuah fasilitas di Korea Utara yang diyakini merupakan tempat pengujian mesin roket dalam program misil. (Foto: Dok)
Gambar satelit sebuah fasilitas di Korea Utara yang diyakini merupakan tempat pengujian mesin roket dalam program misil. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Kantor berita resmi Korea Utara KCNA menyatakan negara tersebut telah berhasil meluncurkan roket yang membawa satelit pada Rabu pagi (12/12) waktu setempat dan meletakkannya di orbit seperti yang direncanakan.

KCNA mengatakan roket tersebut diluncurkan dari situs peluncuran satelit di pantai barat. Berita peluncuran ini dikukuhkan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Korea Utara meluncurkan roket tersebut, yang merupakan roket jarak jauh kedua pada 2012, berdekatan dengan peringatan kematian satu tahun mantan pemimpin Kim Jong-il dan akan diselenggarakannya pemilihan umum di Korea Selatan dan Jepang.

Pemerintahan di Pyongyang mengatakan Korea Utara pantas meluncurkan satelit ke luar angkasa, namun para kritik mengatakan pembuatan roket tersebut bertujuan mengembangkan teknologi yang dibutuhkan untuk membuat kepala nuklir untuk misil jarak jauh.

Korea Utara dilarang melakukan uji misil dan yang terkait dengan nuklir di bawah sanksi PBB yang diberlakukan setelah uji nuklir 2006 dan 2009.

Peluncuran terbaru ini dilakukan setelah upaya yang gagal pada April kurang dari dua menit setelah diluncurkan.

Jepang dan Korea Selatan memerintahkan pasukan bersenjatanya waspada sebelum peluncuran tersebut. Roket ini dijadwalkan melewati semenanjung Korea dan Tiongkok, dengan fase kedua melewati Filipina sebelum satelit diluncurkan ke orbit.

Sebagian besar analis politik yakin peluncuran tersebut dirancang untuk mendukung mandat pemimpin baru Kim Jong-un, seiring upayanya memperkuat kekuasaan di negara berpenduduk 22 juta orang itu.

Seorang pejabat pemerintah di Seoul baru-baru ini menyatakan bahwa transisi kekuasaan kepada Kim Jong-un tidak terlihat mulus seperti yang diantisipasi dan ada tanda-tanda bahwa rejim tersebut khawatir dengan kemungkinan pemberontakan.

Kim merupakan generasi ketiga keluarganya yang memerintah Korea Utara, dengan pendapatan nasional seperempatpuluh dari Korea Selatan yang makmur.

Renncana peluncuran roket mendapatkan kritikan dari Korea Selatan, Rusia, Jepang dan Amerika Serikat, serta NATO dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sekutu diplomatik besar satu-satunya, Tiongkok, telah memperlihatkan “keprihatinan yang mendalam” akan peluncuran tersebut, namun sepertinya tidak akan mendukung sanksi lebih jauh untuk Korea Utara. (Reuters)
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Antara Indonesia, Amerika dan Suriah - Liputan Berita VOA 20 Mei 2013

Hari Kamis, minggu lalu, Menlu RI Marty Natalegawa berada di Washington DC untuk menjadi pembicara dalam konferensi Indonesia yang diadakan oleh CSIS. Usai konferensi, Menlu RI Marty Natalegawa, mengunjungi Menlu AS John Kerry dan menggunakan kesempatan itu untuk membahas berbagai isu termasuk Suriah. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya