Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 12:11

Berita / Indonesia

Korban Tanah Longsor di Sumbar dan Jambi Terus Bertambah

Para pejabat di Indonesia menyatakan dua bencana tanah longsor terpisah, yang disebabkan oleh hujan lebat, telah menewaskan lebih dari 20 orang di dua provinsi.

Tanah longsor di Koto Timur, wilayah Padang Pariaman (Foto: dok). Korban tanah longsor di Agam (Sumbar) dan Jambi dilaporkan telah mencapai lebih 20 orang, Senin (28/1).
Tanah longsor di Koto Timur, wilayah Padang Pariaman (Foto: dok). Korban tanah longsor di Agam (Sumbar) dan Jambi dilaporkan telah mencapai lebih 20 orang, Senin (28/1).
UKURAN HURUF - +
Kantor berita Associated Press melaporkan para petugas penyelamat hari Senin (28/1) menemukan lagi jenazah, sehingga jumlah korban tewas tercatat sedikitnya 21 orang.

Bencana tanah longsor terburuk terjadi di Tanjung Sani, kabupaten Agam, Sumatra Barat, di mana sekitar 20 rumah tertimbun lumpur dan batu-batu yang longsor dari perbukitan pada Minggu subuh, menewaskan 11 penduduk desa itu. Jenazah korban, termasuk tiga anak-anak, telah dievakuasi.

Para petugas penyelamat dengan menggunakan peralatan berat masih mencari lebih banyak orang yang diduga terkubur di bawah timbunan lumpur dan dikhawatirkan telah tewas.

Ratusan orang melarikan diri dari rumah mereka di lereng bukit ke tenda-tenda di tempat yang lebih aman. Mereka khawatir akan ada longsoran lagi karena hujan yang terus turun.

Di provinsi Jambi, hujan lebat berhari-hari memicu tanah longsor yang menewaskan korban Minggu larut malam di ladang pengeboran milik sebuah perusahaan energi milik negara.

Korban tewas di kedua lokasi mungkin bertambah sementara operasi pencarian dan penyelamatan masih berlanjut hari Senin.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya